Begal Sadis yang Kerap Perkosa Korban di Lotim Tertangkap

SELONG–Polres Lombok Timur (Lotim) berhasil membekuk salah satu pelaku komplotan begal sadis yang beraksi di sejumlah wilayah Lotim. Pelaku diketahui berinisial Z alias Zul (42) Warga Dusun Toron, Desa Gereneng, Kecamatan Sakra Timur, Lotim.

Saat ditangkap, pelaku ditembak di kedua kakinya karena mencoba melawan petugas saat akan diamankan, Sabtu (24/9).

Dalam menjalankan aksinya, komplotan ini tidak segan-segan melukai dan membunuh korban jika melawan. Bahkan korban yang menjadi sasaran aksi kejahatan pelaku ini juga sampai diperkosa. Bersama barang bukti, pelaku langsung digelandang ke Polres untuk diproses lebih lanjut.

Kapolres Lotim AKBP Heri Indra Cahyono mengungkapkan, pelaku Zul yang telah berhasil dibekuk merupakan otak pelaku utama dalam komplotan ini. “Perbuatan mereka terbilang sangat meresahkan masyarakat. Selain sebagai eksekutor, Zul bersama tiga rekan lainnya menjadi dalang aksi kejahatan jalanan di sekitar Kabupaten Lotim,” tuturnya.

Berdasarkan laporan yang diterima terang tercatat ada tiga lokasi yang telah menjadi sasaran aksi kejahatan para pelaku yaitu di Dusun Tirtanadi, Desa Tirtanadi, Kecamatan Labuhan Haji. Kemudian di Jalan Raya Dusun Peneda Gandor, Desa Peneda Gandor, juga di BTN Jorong, Lingkungan Kelayu, Kecamatan Selong.

Baca Juga :  Petani Tembakau Asal Semoyang Tewas Bersimbah Darah di Sawahnya di Batu Nampar

“Para pelaku ini telah melancarkan aksi kejahatannya sejak tahun 2017 silam yakni pada tanggal 15 Desember 2017. Tanggal 3 November 2020 dan terbaru tanggal 15 September 2022,” imbuh dia.

Pelaku dan tiga rekannya itu sejak lama telah masuk daftar pencarian orang (DPO). Mereka menjalankan aksinya saat malam hari. “Pelaku Zul menjadi eksekutor yakni mendobrak pintu dan masuk ke dalam rumah korban. Sedangkan pelaku Acun menodong korban sambil menanyakan di mana korban menaruh barang berharga,” imbuh dia.

Sedangkan rekan pelaku lainnya menggeledah rumah korban dan berhasil mengambil barang berharga berupa 2 HP, uang tunai Rp 1,5 juta. Di TKP selanjutnya di Peneda Gandor, korbannya salah seorang karyawan Toko Yara. Saat itu, korban yang baru pulang kerja malam hari dengan mengendarai sepeda motor miliknya, diadang di perbatasan Peneda Gandor. Di jalan rusak itu, muncul satu orang pelaku dari semak-semak dan langsung loncat ke atas sepeda motor korban.

“Pelaku menodongkan pisau di leher korban dan memerintahkan korban turun dari kendaraan. Selanjutnya pelaku memaksa korban menyerahkan barang berharga miliknya berupa kalung, cincin dan HP. Setelah mendapat barang yang diinginkan, para pelaku berusaha memerkosa korban di bawah ancaman senjata tajam,” jelasnya.

Baca Juga :  Pembunuhan Sadis Warga Semoyang Terungkap Pelakunya Dua Pemuda yang Ditegur Midang

Untungnya, aksi para pelaku untuk memerkosa korban tak berhasil lantaran ada warga lain yang melintas dan berusaha berteriak meminta tolong. Pelaku pun lalu kabur ke arah persawahan. Peristiwa selanjutnya menimpa seorang ibu rumah tangga.

Saat itu, pelaku tiba-tiba muncul di belakang korban yang tengah membuat kue di ruang tengah rumahnya, saat malam hari. Para pelaku langsung menodongkan parang ke leher korban agar tidak berteriak dan melawan. Lalu memerkosa. “Setelah memerkosa, para pelaku sadis ini mengambil harta benda milik korban berupa satu unit HP dan uang tunai milik korban. Korban tak bisa melawan karena di bawah ancaman senjata tajam dari para tersangka ini,” ujar dia.

Zul selaku eksekutor begal sadis dan pemerkosa ini ditembak polisi di tempat pelariannya di Dusun Kertasari, Desa Kertasari, Kecamatan Labuhan Haji.

Dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa 4 HP milik korban  2 parang, 1 sepeda motor Vario yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya.

Pihaknya kepolisian saat ini masih melakukan pengembangan terhadap TKP lainnya yang diduga dilakukan para pelaku dalam melakukan aksi kejahatan. (lie)

Komentar Anda