Bee Boy Sukses Catat Kemenangan

AKSI SOLO: Inilah salah satu aksi solo yang ditunjukan seorang pemain Bee Boy (Baju hitam) kala mencoba melewati para pemain Guntur KRC FC (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Kesebelasan Bee Boy Pancor, Lombok Timur sukses menekuk tim tetangganya, Guntur KRC FC Kelurahan Majidi Lotim dengan skor 2-1. Kemenangan ini diraih dalam lanjutan Liga Bajang Lombok 2016 yang digelar Mataram Soccer Academy (MSA) Mataram U-16 di Lapangan Gelanggang Olahraga (GOR) Turide, 17 Desember.

Sejak babak awal dimulai, kedua tim bermain hati-hati dan berusaha mencari celah mencuri gol. Namun hingga memasuki 16  menit awal pertandingan tak satu pun gol yang berhasil disarangkan oleh kedua tim.

Pelan tapi pasti, pergerakan yang dibangun Guntur KRC FC lewat  umpan-umpan pendek membuat lini pertahanan Bee Boy kewalahan. Hasil kerjasama tim ini berbuah manis tepat di menit 21 melalui sepakan L. Muhammad Danu (17). Guntur KRC FC unggul lebih dulu dengan skor 1-0.

Nasrun, pelatih Bee Boy, tak sudi melihat anak asuhnya tertinggal, lantar mencoba mengejar. Intensitas dan tempo permainan mulai didominasi oleh tim asal Dayan Masjid ini. Ikhtira BeeBoy akhirnya terlihat lewat sepakan keras Muhammada Hadi (16) di menit ke-34.  Gol ini membuat kedudukan imbang.

Hingga peluit jeda ditiup, hasil imbang masil bertengger di papan skor.

Berlanjut di babak kedua, di tengah hujan deras menerpa GOR Turide, tak sedikit pun mendegradasi semangat kedua tim. Hanya saja, kondisi lapangan yang mulai berubah becek dan licin membuat permainan kedua tim lebih berhati-hati.

Dalam kondisi lapangan yang licin, rupanya mampu dimanfaatkan oleh anak-anak Pancor Dayan Masjid ini untuk mendominasi permainan. Pergerakan tim ini cenderung lebih dalam antara satu permain dengan pemain yang lain.

Dengan pola permainan seperti itu peluang demi peluang berhasil mereka ciptakan. Buktinya, di menit 54 dari hasil kerjasama yang baik antara L Martin (10) dan pemian lainnya, berhasil membuahkan gol. Jelasa saja, gol kedua dari BeeBoy ini mengantar mereka unggul.

Kini, kedudukan yang telah berubah menjadi 2-1 untuk kemenangan Bee Boy membuat tim ini seolah merasa di atas angin. Mereka mampu mengejar ketertinggalan lewat tim tetangga.

Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, Bee Boy sukses pulang dengan kepala tegak. Sementara Guntur KRC FC dipaksa pulang dengan kekalahan.

“Seharusnya harus banyak gol yang tercipta. Namun akan dirubah strategi bermain anak-anak masih butuh ditingkatkan dengan meningkatkan komunikasi antar lini,” ungkap Nasrun. (cr-adi)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid