Bebas dari Penjara, Zaini Arony Berpeluang Kembali ke Politik

Zaini Arony saat masih aktif menjadi Ketua DPD I Golkar NTB. (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Mantan Bupati Lombok Barat Zaini Arony sudah mengirup udara bebas, Selasa (15/3) kemarin, usai menjalani hukuman penjara selama 7 tahun dalam kasus korupsi perizinan pemanfaatan lahan pada 2012.

Dalam putusan hakim, tidak ada yang mencabut hak politik Zaini Arony. Lantas, apakah Zaini akan kembali berpolitik? Putra tunggal Zaini Arony, Nauval Furqoni Farinduan mengaku, sejauh ini pihak keluarga sama sekali belum berpikir apakah Zaini akan kembali berpolitik. “Belum ada kepikiran ke sana,” kata Anggota DPRD NTB dari Partai Gerindra ini, Rabu (16/3).

Yang jelas, pihak keluarga lebih menghendaki agar Zaini bisa istirahat dan lebih dekat dengan keluarga, usai mengirup udara bebas. “Saat ini kita ingin Bapak istirahat dan lebih dekat dengan keluarga,” ucapnya.

BACA JUGA :  Mantan Bupati Lombok Barat Zaini Arony Bebas dari Penjara

Walau begitu, Farin tidak menampik kemungkinan bapaknya agar aktif lagi di politik pada dua atau tiga tahun kemudian. Pasalnya, tidak ada putusan pengadilan yang mencabut hak politik mantan Bupati Lobar itu. “Kita tidak tahu dua atau tiga tahun ke depan,” terangnya.

Sementara itu, Pengamat Politik UIN Mataram Agus, M.Si mengatakan, tidak ada putusan pengadilan yang mencabut hak politik Zaini Arony untuk kembali tampil di pentas politik. Tetapi dengan melihat persyaratan, maka Zaini berpotensi tidak memenuhi persyaratan. Pasalnya, di Pileg dan Pilkada 2024, cukup ketat bagi mantan narapidana kasus korupsi. “Dengan status sebagai mantan narapidana kasus korupsi, ini akan menyulitkan,” terangnya.

BACA JUGA :  Bebas dari Penjara, Zaini Arony Minta Maaf

Di samping masyarakat tentu berharap, mereka yang tampil di pentas politik dengan mencalonkan diri di Pileg dan Pilkada, sebaiknya tokoh atau figur yang tidak punya rekam jejak korupsi. Dengan begitu, mereka yang terpilih di Pileg dan Pilkada, punya rekam jejak yang baik. “Masyarakat juga sudah bisa menilai rekam jejak dari para tokoh tersebut,” pungkasnya. (yan)