BBM Naik, Polda NTB Bagikan Sembako ke Masyarakat

BAGIKAN SEMBAKO: Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Pol Teddy Ristiawan, SH. SIK. MH, turun langsung membagikan paket Sembako kepada masyarakat di Kota Mataram. (polda/radarlombok)

MATARAM—Kenaikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi per tanggal 3 September 2022 lalu, tentu sangat berdampak kepada masyarakat, tak terkecuali di Provinsi NTB. Apalagi perekonomian warga juga belum pulih kembali akibat pandemi Covid-19.

Menyadari itu, sekaligus untuk meminimalisir dampak kenaikan harga BBM subsidi, Kapolda NTB Irjen Pol Drs Djoko Poerwanto, sejak tiga hari lalu, 5 – 7 September 2022, telah menginisiasi kegiatan Polda NTB Peduli, bagi-bagi Sembako kepada masyarakat.

“Harapan Kapolda NTB, dengan adanya aksi bagi-bagi Sembako oleh Polda NTB ini paling tidak dapat sedikit meringankan beban masyarakat, ditengah kenaikan harga BBM subsidi,” kata Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Pol Teddy Ristiawan, SH. SIK. MH, Rabu (7/9).

Baca Juga :  Bule Jerman Ditemukan Tewas Gantung Diri

Selama tiga hari aksi bagi-bagi Sembako Polda NTB, jelas Dirreskrimum, ribuan paket Sembako telah didistribusikan anggota (kepolisian) kepada masyarakat, mulai dari tukang ojek, tukang parkir, penyapu jalan, buruh pasar, hingga para nelayan, dan lainnya.

“Total ada 2.056 paket Sembako dari Polda NTB dan jajaran, baik Polres maupun Polresta yang didistribusikan ke masyarakat,” jelas Teddy.

Rinciannya, sambung Dirreskrimum, dari Polda NTB ada sebanyak 700 paket Sembako, kemudian Polresta Mataram 125 paket, Polres Lombok Barat 500 paket, Polres Lombok Utara 100 paket, Polres Lombok Tengah 76 paket, dan Polres Lombok Timur ada sebanyak 90 paket Sembako.

Baca Juga :  NTB Jadi Target Mabes Polri untuk Pemberlakuan ETLE

Berikutnya di Pulau Sumbawa, dari Polres Sumbawa Barat ada sebanyak 90 paket Sembako, Polres Sumbawa  85 paket, Polres  Dompu 100 paket, Polres Bima 60 paket, dan Polresta Bima ada sebanyak 130 paket Sembako.

Harapannya, aksi kemanusiaan yang dilakukan Polda NTB dan jajaran ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, ditengah himpitan beban kebutuhan hidup yang kian mahal sekarang ini.

“Terpenting, aksi-aksi yang baik seperti ini juga dapat memotivasi lembaga atau instansi lain untuk berbuat hal yang sama. Sehingga masyarakat kita yang membutuhkan dapat sedikit bernafas lega,” pungkas Teddy. (gt)

Komentar Anda