Bayi Malang Dibuang di Depan Kantor Desa

Dibuang : Bayi berjenis kelamin perempuan diduga hasil hubungan gelap dibuang di depan kantor Desa Masbagik Timur Kecamatan Masbagik, Sabtu (25/12) sekitar pukul 20.00 Wita. (Ist for Radar Lombok)

SELONG – Warga Desa Masbagik Timur Kecamatan Masbagik  digegerkan dengan penemuan bayi di halaman kantor desa setempat, Sabtu malam (25/12) sekitar pukul 20.00 Wita. Bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang kebetulan sedang melintas di lokasi penemuan. Warga itu langsung memberitahu aparat desa, setelah itu dilaporkan ke Polsek setempat. Selanjutnya bayi itu dibawa ke Polindes terdekat untuk diperiksa dan diberikan perawatan.” Bayi ini ditemukan warga bernama Asnawi. Kebetulan yang bersangkutan sedang melintas di lokasi kejadian tepatnya di depan kantor desa,” kata Kasubag Humas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Jaharuddin, kemarin.

Bermula ketika warga melintas di lokasi kejadian. Seketika warga tersebut mendengar ada suara tangisan bayi. Warga  itu berupaya mencari tau dari mana suara tangisan bayi itu. Sampai di depan  kantor desa, terlihat ada kantong plastik  berwarna hitam. Setelah didekati ternyata berisi bayi. Warga tersebut kemudian membawa    bayi itu ke rumah orang tuanya. Warga tersebut langsung  bergegas mendatangi rumah Kades untuk memberitahukan penemuan bayi ini . Selanjutnya  pemerintah desa melaporkan ke polisi.    Bayi itu  dibawa ke Polindes untuk  diberikan penanganan.

Dari hasil pemeriksaan, bayi tersebut berjenis  kelamin perempuan, diperkirakan dibuang sekitar 2,5 jam setelah dilahirkan. “ Kondisi bayi dalam keadaan sehat dan normal,” imbuh Jaharuddin.

Polisi ke lokasi untuk melakukan olah TKP termasuk meminta keterangan para saksi. Kuat dugaan bayi  ini merupakan hasil hubungan gelap. Namun sengaja dibuang untuk menghilangkan jejak pelaku. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap siapa pelaku yang telah membuang bayi itu.” Termasuk juga kita mencari informasi dari masyarakat sekitar kemungkinan ada yang mengetahui perempuan yang hamil di sekitar wilayah itu” katanya.

Pihaknya juga  mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Jika mengetahui informasi keberadaan orang tua bayi tersebut diminta segera melaporkannnya kepada pihak kepolisian.(lie)