Bayi Ditemukan Tewas di Saluran Air

BAYI TEWAS
BAYI TEWAS: Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan tewas hanyut di saluran air di Desa Tebaban, Kecamatan Suralaga, Jumat kemarin (31/3). (GAZALIE/RADAR LOMBOK)

SELONG—Kasus pembuangan bayi di Lombok Timur (Lotim) semakin marak saja.  Kasus seperti ini bahkan sudah terjadi berulang kali di sejumlah tempat di Lotim. Kali ini, kembali penemuan bayi menggegerkan warga Tebaban, Kecamatan  Suralaga. Seorang bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan hanyut di saluran air dalam kondisi sudah tewas, Jumat kemarin (31/3).

Warga setempat yang pertama kali menemukan mayat bayi itu sempat dibuat terkejut. Ketika itu, warga melihat bayi dalam kondisi telanjang hanyut di bawa air. Warga pun berusaha  menyelamatkannya. Setelah berhasil diangkat, langsung dibawa ke rumah warga.

“Di Tebaban telah ditemukan bayi jenis kelamin laki-laki dalam keadaan meninggal dunia,” kata Kapolres Lotim melalui Kasubag Humas Polres Lotim, Iptu I Made Tista, kemarin.

[postingan number=5 tag=”peristiwa”]

Dari pengakuan warga, kronologis kejadian ketika tiga orang warga setempat yang bernama Inaq Eni, Inaq Sopian dan Amaq Mutsamin, melihat bayi itu hanyut sekitar pukul pukul 06.00 Wita.

Mereka pun langsung berupaya untuk mengambil dan menyelamatkan bayi itu. Namun karena aliran air yang deras, usaha mereka pun gagal. “Warga kemudian menungggu sekitar 300 meter dari lokasi pertama kali bayi itu ditemukan,” ujar Tista.

Menggunakan gorong ayam, bayi itu kemudian berhasil diangkat dari saluran air. Selanjutnya mayat bayi tersebut dibawa ke rumah warga setempat. Aparat desa kemudian melaporkan kasus ini ke Polsek setempat. Petugas bersama tim identifikasi dan petugas Medis langsung ke lokasi. Bayi itu kemudian di bawa ke Puskesmas terdekat untuk diperiksa. “Ari-arinya masih utuh dan masih baru,” ungkap Tista.

Dari hasil pemeriksaan medis, diperkirakan bayi itu dibuang oleh pelaku sekitar dua jam setelah dilahirkan. Kondisi bayi itu normal, dengan usia kelahiran juga sekitar Sembilan bulan, berat badan 3 kilogram, dan tinggi 50 centimeter. “Di kepala bagian kiri ditemukan luka akibat benturan,” terangnya.

Selain itu petugas kemudian melakukan olah TKP di lokasi penemuan. Sejumlah barang bukti turut diamankan. Petugas juga meminta keterangan sejumlah warga yang pertama kali menemukan bayi tersebut.

Terpisah, Kapolsek Suralaga, Ipda Hadi Purnomo membenarkan terkait penemuan bayi ini. Mereka sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembuangan. Sementara bayi itu pun langsung dimakamkan hari itu juga. “Kalau bayi sudah kita makamkan di pemakaman umum setempat,” tutupnya. (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid