Bawaslu Harapkan PNS Tetap Netral

Bawaslu Harapkan PNS Tetap Netral
HADIR: Sebagian PNS yang terang-terangan hadir dalam kegiatan politik penyerahan rekomendasi dukungan dari Partai Gerindra kepada H. Ahyar Abduh kemarin. (Fahmy/Radar Lombok)

MATARAM- Diketahui ada banyak PNS yang hadir dalam kegiatan penyerahan rekomendasi DPP Gerindra kepada bakal calon Gubernur NTB H. Ahyar Abduh kemarin.

Tidak hanya pegawai biasa, bahkan ada yang pejabat eselon II dan III yag juga hadir  menyaksikan kemeriahan penyerahan dukungan ini.

Hal ini menjadi perhatian Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) NTB. Meskipun saat ini pengawasan Pemilu belum bisa dilakukan karena tahapan Pemilu belum dimulai. Sebagai pengawas, Bawaslu mengingatkan sejak dini kepada PNS untuk menjaga diri dan menjaga netralitasnya.

[postingan number=5 tag=”PNS”]

“Sekda sebagai pimpinan tertinggi ASN harus bisa menjaga netralitas PNS selama pelaksanaan Pilkada,” ungkap Bambang Karyono, Ketua Bidang Pengawasan Bawaslu NTB kepada Radar Lombok  kemarin.

Pengawasan pelaksanaan Pilkada dimulai ketika tahapan Pilkada sudah mulai. Saat ini tahapan Pilkada belum mulai sehigga aktivitas PNS yang hadir dalam kegiatan politik secara aturan belum bisa diberikan tindakan.

Namun dengan melihat kehadiran PNS, tentu ini menjadi gejala awal dari peningkatan pengawasan yang akan dilakukan oleh Bawaslu.

Meski belum masuk tahapan, Bawaslu tidak ada salahnya mengingatkan lebih awal kepada para pejabat agar bisa menjaga diri dan menjaga bawahannya untuk tetap menjaga netralitas.

Untuk melaksanakan pengawasan Bawaslu juga sudah membentuk tim pengawasan khusus untuk PNS. Keberadaan PNS dalam gerakan ini bukan sebagai pelapor utama tetapi diharapkan bisa sebagai informan dalam memberikan informasi kepada Bawaslu terhadap potensi pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan.”Mereka posisinya sebagai  informan, bukan pelapor utama,” tegasnya.

Nantiya laporan dari PNS tersebut akan ditindaklanjuti oleh Bawaslu. Sementara itu Ketua Komisi I Bidang Pemerintahan DPRD Kota Mataram I Gede Sugiartha mengatakan pihaknya tetap menegaskan PNS harus tetap menjaga netralitas selama pelaksanaan Pilkada.” Sebagai pimpinan komisi saya tegaskan PNS harus tetap menjaga netralitasnya selama Pilkada,” kata Gede.

Ia mengakui banyak PNS yang hadir dalam acara partainya ini. Tetapi saat ini belum masuk tahapan Pilkada. Oleh karena itu ia tetap mengingatkan kepada PNS untuk menahan dan menjaga diri dalam memberikan dukungan.”Silahkan mendukung, tapi jangan sampai menunjukkan diri,” pungkasnya.(ami)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid