Bawang Merah NTB Ekspor Melalui Brebes

Hj Putu Selly Andayani
Hj Putu Selly Andayani (DEVI HANDAYANI / RADAR LOMBOK)

MATARAM Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat Hj Putu Selly Andayani mengatakan bahwa potensi bawang merah NTB sangat banyak. Bahkan bawang merah NTB sudah tembus pasar ekspor. Hanya saja, sayangnya saat ini untuk ekspor bawang merah asal NTB ini dilakukan melalui daerah lain, yakni Jawa Tengah, bukan NTB. Akibatnya, produksi bawang merah asli NTB itu diklaim dari luar daerah.

“Sebelumnya kami bersama Bank Indonesia (BI) NTB mengecek ke daerah Berebes, ternyata bawang merah NTB itu di ekspor sama PT Pura,” kata Hj Putu Selly, Sabtu (6/4).

BACA JUGA: NTB akan Tetapkan Standar Keamanan Investasi

Dikatakannya, stok yang melimpah ketika musim panen biasanya akan dikirim ke beberapa daerah. Untuk kedepannya, ia berharap NTB dapat langsung mengekspor bawang merah tersebut, tanp melalui daerh lain, sehingga dengan mengekspor melalui NTB, tentu akan membawa nama daerah di beberapa negara yang selama ini menerima eskpor bawang merah NTB.

“Sekarang ini mereka petani bawang sudah bisa mengurus Surat Keterangan Asal (SKA). Sekarang ini SKA jagung, ikan laut, gerabah juga sudah ada,” terangnya.

Menurutnya, upaya yang dapat dilakukan yakni dengan menyediakan tempat penyimpanan bawang merah dan alat Control Atmosphere Storage (CAS). Dimana nantinya dari hasil panen petani melimpah dapat di simpan pada gudang tersebut dengan CAS, sehingga dapat menunda jual, ketika harga bawang rendah.

“Mesin gudang penyimpanan CAS ini bisa bertahan 6 bulan, tidak untuk jangka panjang. Jadi setidaknya bisa mensejahterakan petani kita, ketika panen melimpah dan harg anjlok melalui program tunda jual,” bebernya.

BACA JUGA: Harga Tiket Lion Air Masih Mahal

Dijelaskannya, keberadaan CAS ini merupakan suatu teknologi pengondisian suhu pada ruang penyimpanan komoditas holtikultura. Diantaranya buah, sayuran dan lainnya hasil pertanian, khususnya tanaman hortikultura. Untuk mempertahankan mutu dan memperpanjang ketahanan penyimpanan buah dan sayuran segar pascapanen. Sementara itu, di NTB saat ini ada tempat penyimpan Sistim Resi Gudang (SRG) yang digunakan unutk menyimpan stok jagung saja di Dompu, Sumbawa dan Lombok Timur.

“Rencananya nanti kita akan mengajukan ke Kementerian Perdagangan untuk pengajuan CAS yang di Sumbawa,” katanya. (cr-dev)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid