Baru 9 Desa Tetapkan Calon Kades

GIRI MENANG-Dari 18 desa di Lombok Barat (Lobar) yang akan mengikuti Pilkades serentak, tercatat baru 9 desa yang sudah melakukan penetapan calon. Selebihnya masih berproses di tingkat panitia pemilihan Kades (Pilkades).

Sembilan desa tersebut masing-masing Desa Batulayar dan Meninting di Kecamatan Batulayar, Desa Jatisela, Guntur Macan, Mekar Sari dan Kekait di Kecamatan Gunung Sari, Desa Sekotong Tengah di Kecamatan Sekotong, Desa Bengkel dan Kuranji di Kecamatan Labuapi.

Sisanya, belum menetapkan nama calon masing-masing di Kecamatan Kediri ada Desa Ombe Baru, di Kecamatan Narmada ada Desa Nyurlembang, Desa Kecamatan Sekotong ada Desa Buwun Mas, Batu Putih dan Gili Gede Indah, di Kecamatan Lingsar ada Desa Dasan Geria, Di Kecamatan Lembar ada Desa Sekotong Timur dan Labuan Tereng, serta di Kecamatan Gerung ada Desa Tempos.

Hal ini diterangkan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Lombok Barat Lalu Surapati kemarin. Ada 9 desa yang penetapan calonnya sedang berproses karena masih sedang dilakukan verifikasi. Dari kesembilan desa yang belum melakukan penetapan calon, tiga di antaranya masih melakukan scoring atau penentuan jumlah skor dikarenakan ada lebih dari lima bakal calon yang mendaftar. Padahal batas calon Kades itu minimal dua dan maksimal lima. Tiga desa yang masih scoring itu antara lain Labuan Tereng dengan sembilan pendaftar, Buwun Mas dengan enam pendaftar dan Sekotong Timur dengan tujuh pendaftar.

Selanjutnya dari sembilan desa yang belum menetapkan calon, Dasan Geria memiliki kasus yang berbeda. Hingga akhir penjaringan bakal calon Kades, hanya satu yang mendaftar sehingga dilakukan perpanjangan hingga tanggal 14 Oktober. Beruntung ada yang mendaftar dalam proses perpanjangan waktu itu. “Jadi ada yang duluan ada yang belakangan. Tapi intinya 7 Desember nanti kita Pilkades serentak, itu harus samaan, tidak boleh ada yang mundur,” jelasnya.

Guna suksesnya Pilkades serentak 7 Desember nanti, BPMPD akan meminjam kotak suara dan bilik suara milik KPU Lobar. Berdasarkan identifikasi yang ada, dari 18 desa, terdapat 201 Tempat Pemungutuan Suara (TPS). Kemudian dari 201 TPS ini, dibutuhkan 201 kotak suara dan 402 bilik suara. “Jumlah TPS di satu desa tidak berpatok pada satu dusun satu, tetapi lebih kepada jumlah pemilih di dusun tersebut,” terangnya.(zul)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid