Bappeda Ingin RDTR Dilelang Lebih Dulu

PETA : Ketua Pansus Perda RTRW menunjukkan peta tata ruang Kota Mataram yang lama dan akan direvisi (Fahmy/Radar Lombok)

MATARAM-Meski Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kota Mataram belum ditetapkan, namun Bappeda ingin penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sebagai turunan dari Perda dilelang duluan.

Kepala Bappeda Kota Mataram Amirudin mengatakan, ini ingin dilakukan supaya nanti begitu Perda RTRW ditetapkan, pemenang tender penyusunan RDTR bisa langsung bekerja sehingga tidak perlu menunggu proses administrasi pelelangan. “ Kita akan coba usulkan agar penyusunan RDTR bisa ditender lebih dulu,” kata Amir saat ditemui  di kantornya kemarin(28/2).

Ia menjelaskan, anggaran penyusunan RDTR sekitar Rp 700 juta. Caranya, meski ditender lebih dulu, pemenang tender tidak harus langsung menandatangani dokumen, tetapi harus menunggu penetapan Perda.

Paling telat Perda bisa ditetapkan pada bulan Juni. Setelah penetapan selanjutnya akan dilanjutkan dengan penyusunan RTDR. Pihak dewan menargetkan bulan Mei Perda RTRW sudah selesai dibahas.

[postingan number=3 tag=”mataram”]

Saat ini Bappeda sedang menyusun rencana kerja penyusunan RDTR bersama konsultan yang ditunjuk. Intinya, kalau bisa dilakukan tender terlebih dahulu sambil menunggu penetapan Perda, maka penyusunan RDTR bisa selesai lebih cepat.” Kalau pemenang sudah kan bisa langsung kontrak kerja,”tegasnya.

Ditambahkan Amir, penyusunan RDTR tentu akan mengacu pada Perda RTRW baru. Dimana semua saran dan masukan dewan akan diakomodir.

Terpisah, Wakil Ketua Pansus RTRW I Gede Wiska mengatakan, lelang penyusunan RDTR sebelum penetapan Perda RTRW tidak masalah. Malah itu akan lebih bagus lagi.” Pelelangan lebih awal itu tidak masalah,” kata Wiska.

Karena penyusunan RDTR membutuhkan waktu yang cukup lama.” Silahkan segera lakukan tender agar begitu ditetapkan langsung bisa kerja rekanan yang sudah memenangkan tender,”sarannya.(ami)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid