Banyak Protes, Mohan Minta Galian Pipa PDAM Segera Ditimbun

SEMAKIN PARAH : Banyaknya trotoar rusak akibat galian pipa PDAM s dikeluhkan warga.(SUDIRMAN/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Jalan-jalan utama semakin banyak ditemukan lubang-lubang galian. Hal ini membuat warga Kota Mataram semakin terganggu. Selain akses masuk ke gang maupun rumah warga banyak berlubang, galian perbaikan pipa PDAM ini sudah berbulan-bulan berjalan.

Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana kembali naik tensi. Dia menyampaikan soalnya banyaknya keluhan masyarakat. ‘’Saya tekankan ke PDAM untuk segera diperbaiki seperti semula. Ada tim yang sudah melakukan pengawasan dari Dinas PUPR terkait dengan galian PDAM. Masyarakat cukup terganggu dengan galian pipa ini,’’ sesal Mohan di hadapan anggota DPRD Kota Mataram.

Dikatakan Mohan, perbaikan pipa ini tidak lepas untuk kebutuhan dan penyaluran air bisa lebih baik kembali. Karena ini tidak lain tujuan untuk kemanfaatan bagi masyarakat untuk kebutuhan air bisa sampai ke rumah warga, sehingga memberikan izin untuk galian perbaikan.

Semua jalan protokol dan trotoar yang sudah mulus sudah dibobol petugas pemasangan pipa PDAM. Seperti di jalan Panca Usaha, jalan Karang Medain, jalan Pendidikan, jalan Hos Cokrominoto. Warga semakin terganggu karena material banyak ke tengah jalan. Bahkan saat hujan, genangan terus muncul. Perbaikan pipa ini diharapkan bisa segera tuntas saat ini dan penimbunan maupun perbaikan kerusakan fasilitas seperti trotoar dan gang warga diperbaiki seperti semula. ‘’Kita harapkan kedepan tidak ada lagi tambal sulam di jalan protokol. Karena lubang perbaikan di jalan protokol kerap ditemukan, setiap jalan utama selalu ada ditemukan berlubang bekas galian perbaikan pipa,’’ singkatnya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Mataram Abdul Malik mengatakan, Dinas PUPR Kota Mataram melakukan koordinasi dan komunikasi dengan PT Air Minum Giri Menang dalam rangka penyelesaian permasalahan bekas galian pipa air minum yang meresahkanpengguna jalan dan masyarakat sekitarnya. Saat ini, sudah banyak keluhan dari masyarakat, terutama malam hari banyak lubang-lubang perbaikan dan sisa material yang tidak dibersihkan. ‘’Sisa material kerap ditemukan menumpuk dipinggir jalan, sehingga pengguna jalan sangat resah dan terganggu,’’ katanya.

Selama ini, PT Air Minum Giri Menang sudah kerap diingatkan saat rapat terbatas, untuk perbaikan pipa di Kota Mataram lebih dipercepat dan melihat kondisi lalu lintas yang padat, maupun gang-gang lingkungan padat penduduk, dipercepat pemasangan pipa. ‘’Setiap gang selalu ada timbunan bekas galian, yang dibiarkan terlalu lama. Sehingga warga terganggu selama ini saat masuk ke rumahnya,’’ pungkasnya. (dir)

Komentar Anda