Banyak Peserta Tes CPNS tak Penuhi Passing Grade

PEserta Tes CPNS
TES : Mayoritas peserta tes CPNS di hari pertama tidak memenuhi passing grade, Senin (5/11). (AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Provinsi NTB, telah dimulai pada Senin (5/11). Di tes hari pertama, nilai peserta banyak yang di bawah passing grade. Seleksi CPNS dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) tahun ini membuat peserta bisa mengetahui langsung jumlah nilai mereka. Setelah tes selesai, nilai ditampilkan pada layar monitor. “ Nilai tertinggi peserta di hari pertama itu poinnya 360. Nilai peserta terendah poinnya 107,” terang Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB H. Fathurrahman kepada Radar Lombok.

Pantauan Radar Lombok pada layar monitor di media center BKD, banyak sekali peserta di hari pertama yang nilainya di bawah passing grade atau ambang batas. “ Tapi soal mereka lulus atau tidak, bukan kewenangan BKD. Karena belum diketahui apakah passing grade itu jumlah nilai secara akumulatif atau masing-masing. Itu urusan Panselnas. Kita di daerah hanya pelaksana,” imbuhnya.

Secara pelaksanaan, tes berjalan sangat lancar. Sama sekali tidak ada gangguan. Namun persoalan utamanya sebagian besar peserta tidak bisa memenuhi passing grade. Jumlah peserta tes CPNS lingkup Pemprov NTB secara keseluruhan sebanyak 5.584 orang untuk memperebutkan 433 formasi. Namun pada hari pertama, ada 9 orang yang tidak hadir sesuai jadwal sesi yang disiapkan. “ Sesi 1 dan 2 lancar, aman tanpa hambatan. Perangkat, jaringan tidak ada masalah. peserta juga hadir satu jam sebelum tes dimulai,” tutur Fathurrahman.

Lebih lanjut diungkapkan, pada sesi 1 hari pertama, ada 98 peserta. Namun satu orang pun tidak ada yang nilainya di atas passing grade untuk 3 bagian jenis tes. Sementara pada sesi kedua, hanya 2 orang yang memenuhi passing grade dari 98 orang peserta. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), terdiri dari tiga bagian materi tes. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebanyak 35 soal dengan passing grade 75 poin. Kemudian Tes Intelegensi Umum (TIU) sebanyak 30 soal dengan passing grade 80 poin. Sedangkan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) sebanyak 35 soal dengan passing grade 143 poin. “ Untuk materi TIU dan TWK, masing-masing soal yang benar akan mendapat poin 5. Kalau salah atau tidak menjawab mendapat poin 0. Artinya tak ada pengurangan nilai. Beda dengan TKP, setiap jawaban berbobot 1 hingga 5 poin, jawaban terbaik mendapat 5 poin,” jelas Fathurrahman.

Apabila nantinya banyak peserta yang tidak memenuhi passing grade, Fathurrahman akan meminta penjelasan kepada Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Apakah nantinya akan dibiarkan kosong atau ada solusi lain. “ Nanti kan akan diurutkan sesuai nilai. 3 orang terbaik dari masing-masing formasi,” paparnya.

Kelebihan seleksi kali ini, kata Fathurrahman, peserta bisa mengetahui langsung hasilnya. Sehingga akan meminimalisir berbagai kecurigaan. “ Saya berharap peserta bisa berikan yang terbaik. Lupakan dulu masalah keluarga, pacar, anak, istri. Harus fokus. Manfaatkan waktu sebaik mungkin,” kata Fathurrahman saat memberikan pengarahan kepada peserta sesi ketiga.

Salah seorang peserta, Monalisa, asal Kota Bima melamar CPNS untuk formasi guru Matematika. Namun dirinya mengaku nilai TIU tidak memenuhi passing grade. “ Semua soal sudah dijawab, tapi saya gugur di TIU. Saya gugur, tapi gak apa-apa. Yang penting sudah mencoba,” ujarnya.

Dituturkan, banyak soal cerita yang harus dijawab. Itulah yang menguras waktu, karena harus membaca cerita tersebut. Peserta akan mudah kehabisan waktu apabila tidak fokus.

Peserta lainnya, Erin dari Sumbawa juga mengaku nilainya tidak memenuhi passing grade untuk TKP. Padahal nilainya cukup tinggi dan lulus pada TWK dan TIU. “ Passing grade TKP saya gak lulus, nilai saya 118 poin. Sementara ambang batas 143 poin. Sedih sih gak, kecewa juga gak. Gak dapat PNS, masih banyak jalan lain. Dari awal gak terlalu berharap,” ucapnya.(zwr)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut