Banyak Jabatan Lowong, Ketua Dewan Kritik Bupati

Hj. Nurhidayah ( Fahmy/Radar Lombok)

GIRI MENANG – Tiga jabatan Camat yakni Camat Batulayar,  Camat Narmada, dan Kuripan, dua sekertaris dinas yaitu Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyakarat Desa (PMD) dan Sekretaris Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim), serta Inspektur Inspektorat, saat ini masih lowong setelah pelaksanaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemkab Lobar belum lama ini. Camat Batulayar yang lama kini menjadi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembang SDM Lobar, Sekertaris PMD yang lama menjadi Kepala Dinas PMD, dan Sekretaris Dinas Perkim yang lama kini menjadi staf ahli bidang hukum dan politik. Sedangkan untuk Inspektur Inspektorat kosong, karena pejabat lama diangkat menjadi Asisten III. Camat Narmada yang lama sudah lebih dulu naik ke jabatan Eselon II. Sedangkan Camat Kuripan Banu Harli, sudah memasuki masa pensiun pada akhir tahun 2020 lalu.

Banyaknya jabatan yang diisi oleh Plt menjadi sorotan ketua DPRD Lobar. Pihaknya mempertanyakan kemampuan manajemen kepegawaian di Pemkab Lobar yang selalu menyisakan jabatan yang lowong di setiap ada pelaksananaan mutasi.”Ini menjadi kritikan kami kepada bupati. Ketika melakukan mutasi, kenapa ada saja jabatan yang kosong, kenapa tidak dilakukan bersama-sama, apa tempat urgennya,” kata Hj. Nurhidayah.

Pihaknya mempertanyakan apa urgensinya memutasi dua orang tiga orang, sementara menyisakan banyak jabatan yang kosong yang kini diisi PLT. Ia meminta belajar dari kasus di Dinas Dukcapil. Jabatan yang langsung berkaitan dengan pelayanan publik sebaiknya tidak usah diangkat PLT.”Silahkan angkat saja, siapa yang pantas untuk menjabat di jabatan tersebut,” tegasnya.

Terhadap potensi para pejabat, Sekda Lobar pasti sudah memegang data para pejabat di Kabupaten Lombok Barat, misalkan pada tahun 2020 kemarin, berapa jumlah pejabat yang akan pensiun, pasti sudah ada datanya. Sehingga Sekda sudah bisa melakukan persiapan jauh hari untuk pengisian jabatan yang kosong.” Sistem kepegawaian ini harus berjalan dengan bagus, jangan banyak menyisakan yang kosong,” tegasnya.

Salah satu yang menjadi sorotan yakni jabatan  Camat  Narmada yang hampir satu tahun di-PLT- kan.”Masak dari sekian ribu ASN, tidak ada yang mampu menjadi Camat di Narmada,” tegasnya.

Apalagi Camat Narmada, merangkap beberapa jabatan, mulai dari Sekretaris Camat, Plt Camat dan Plt Kepala Desa Lembuak, Menurutnya untuk jabatan PLT Kepala Desa kenapa tidak diberikan kepada pegawai camat yang lainnya.”Banyak aparat di kecamatan bisa dijadikan PLT kecuali ada desa yang hanya masalah, cukup camat pegang satu saja,” sarannya.

Terpisah, Sekda Lobar, H. Baehaqi, menjelaskan, untuk pengisian jabatan yang lowong, saat ini sedang dalam persiapan untuk segera dilantik.” Termasuk pengisian jabatan Camat Narmada, untuk diisi dalam waktu singkat ini,” katanya.

Dalam menempatkan pegawai, baik itu promosi butuh analisis, butuh job analisis dan sebagainya, tidak bisa cepat, melainkan harus tepat tempatnya, sesuai dengan kemampuan, kapasitas, kafabilitas, dan bidang keilmuan yang dimiliki, sesuai dengan latar belakang pendidikan.” Mungkin minggu-minggu ke empat akan dilakukan pelantikan, kita upayakan tidak akan ada yang kosong lagi,” tegasnya.

Keberadaan jabatan yang dijabat oleh PLT, kata Sekda itu bukan jabatan kosong, karena sudah ada PLT yang ditunjuk untuk mengisi jabatan tersebut.” Bukan jabatan kosong, kan sudah kita tunjuk PLT, jadi jabatan tersebut tidak kosong,”tegasnya. (ami)