Bantuan Korban Banjir Bima Terus Digalang

GALANG DANA: Kalangan murid SDN 31 Mataram melakukan penggalangan dana bagi korban banjir Kota Bima (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM—Aksi simpati dan peduli terhadap korban banjir bandang di Bima masih terus berlangsung. Ini terlihat dari aksi ratusan Murid Sekolah Dasar (SD) Negeri  31 Mataram,  menggalang bantuan berupa uang tunai sembako dan pakaian pantas pakai.

Sabtu (7/1) lalu, para murid di sekolah ini ikut membantu menata kardus-kardus berisi bantuan terhadap korban. Bahkan para murid sekolah ini juga nampak mengangkut barang-barang tersevut ke dalam mobil yang akan mengirimkan bantuan itu. 

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mataram, HL Sidik mengatakan, bantuan itu berasal dari seluruh warga sekolah. Baik siswa, guru, maupun karyawan sekolah itu yang dikumpulkan secara sukarela.

‘’Semua sekolah sudah tergerak membantu sejak banjir bandang terjadi,’’ katanya.

[postingan number=3 tag=”banjir”]

Aksi simpati ini, ungkapnya, bernilai edukasi sangat tinggi bagi kalangan murid di sekolah tersebut. Aksi simpati itu dapat mengasah kepedulian terhdap sesama, terutama mereka yang ditimpa musibah.

Penggalangan dana yang dilakukan anak-anak di sekolah itu, jelasnya, hendaknya menjadi bagian pendidikan moral dan karakter. Terlebih, tidak sedikit anak-anak sepantaran mereka yang juga ikut sebagai korban.

Ia mengatakan kepedulian anak-anak, guru dan karyawan terhadap para korban bencana ternyata sangat besar. Terbukti dari terkumpulnya banyak bantuan yang terdiri berbagai kebutuhan sehari-hari pengungsi.

"Ada mie instan, beras, gula pasir, minyak goreng, biskuit, obat-obatan dan pakaian. Ada kebutuhan mandi, seperti sabun, pasta gigi, sampo, sabun cuci. Kebutuhan bayi juga, seperti pampers," katanya.

Menurut dia, bantuan yang digalang seluruh warga sekolah itu nantinya akan diberikan kepada para pengungsi korban banjir di Bima. Upaya ini, juga menumbuhkan rasa kebersamaan kalangan murid dalam memberikan bantuan. (dir)