Bank NTB Target Penyaluran Kredit Tumbuh 53,11 Persen

Sinardi (LUKMAN HAKIM/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Kondisi ekonomi global yang kurang membanggakan di tahun 2016, diprediksi masih berlangsung di tahun 2017 ini. Kendati demikian, Perseroan Terbatas Bank NTB tetap optimis kinerja tahun 2017 ini akan tetap tumbuh positif. Bahkan PT Bank NTB menargetkan kredit/pembiayaan untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) diatas 50 persen.

“Target alokasi kredit UMKM di tahun 2017 direncakan meningkat cukup signifikan yaitu sebesar 53,11 persen dari posisi Desember 2016,” kata Direktur Pemasaran PT Bank NTB, Sinardi, Selasa kemarin (17/1).

Sinardi mengatakan, target yang cukup signifikan untuk penyaluran kredit/pembiayan di sektor produktif UMKM dibandingkan realisasi tahun 2016, lebih kepada perkembangan penyaluran kredit yang cukup baik bagi pelaku UMKM. Selain itu berbagai terobosan untuk penyaluran kredit UMKM yang berkualitas dengan  menggandeng SKPD teknis terkait.

[postingan number=3 tag=”kredit”]

Selain itu, berbagai strategi juga diterapkan oleh Bank NTB dalam memperbesar alokasi kredit produktip bagi pelaku UMKM yang ada di Provinsi NTB. Seperti dengan  mengoptimalkan kredit program kredit usaha rakyat (KUR)  melalu menjalin kerjasama denga dinas terkait seperti Dinas pertanian dan Perkebunan kabupaten/kota dan Provinsi, Dinas Perikanan Kelautan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan,  Dinas Perindustrian NTB dan kabupaten/kota, Dinas Perdagangan dan juga Dinas Koperasi UKM.

Selain itu juga pemberian kredit Korporasi dengan pola sindikasi untuk proyek-proyek  di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort,  Lombok Tengah, pemberian kredit infrastruktur untuk Pemerintah Daerah. Pembiayaan nasabah potensial dimasing-masing wilayah kerja cabang Bank NTB dan pemberikan fasilitas kredit kontraktor tentunya serta melanjutkan rencana kerjasama dengan pihak Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) untuk sasaran pelaku usaha kecil dan menengah diatas fasilitas KUR.

“Intinya rencana bisnis di tahun 2017, kredit untuk pelaku UMKM ini meningkat cukup signifikan sebagai bentuk program prioritas menggerakan sektor riil,” kata Sinardi.

Lebih lanjut Sinardi menyebut, selain peningkatan signfikan untuk pembiayaan atau kredit untuk rencana bisnis di tahun 2017, Bank NTB juga menargetkan peningatan dalam hal penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang direncanakan meningaktan sebesar 24,28 persen dari posisi Desember 2016. Dimana DPK Bank NTB pada tahun 2016 tumbuh mencapai 14,26 persen dan kredit tumbuh sebesar 10,62 persen. “Kami optimis dengan berbagai strategi yang disiapkan, target bisnis di tahun 2017 akan bisa tercapai,” pungkasnya. (luk)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut