Bank NTB Syari’ah Siap Bersaing

PRAYA—Bank NTB Syari’ah di Lombok Tengah (Loteng), mungkin tergolong masih belum banyak dikenal oleh masyarakat. Kendati demikian, perbankan ini merasa optimis mampu bersaing. Bahkan di tengah kemajuan teknologi dan informasi, Bank NTB Syari’ah, bakal lebih mengutamakan hukum Islam, dalam menjalankan simpan pinjam, serta memberikan pelayanan kepada nasabahnya.

Kepala NTB Syariah, Neneng Suryati menyebutkan, Bank NTB Syariah sebagai perusahaan yang bergerak dibidang perbankan, siap bersaing dengan beberapa bank yang sudah lama beroperasi. Meskipun bank yang dipimpinnya ini tergolong masih muda beroperasi di Loteng. “Namun Alhamdulilah, dari segi banyaknya nasabah yang sudah mempercayakan dan mengelola keungan sudah cukup tinggi,” ujarnya kemarin (26/6).

Dasar inilah yang membuatnya optimis mampu mengembangkan Bank NTB Syariah di Loteng, tidak sulit dan ditakini cepat berkembang. “Di Loteng ini mayoritas beragama Islam. Jadi dengan bahasa Syariah, semua masyarakat sudah paham dalam menalankan perbankan syariah. Dimana NTB Syariah melakukan simpan pinjam secara Islam,” jelasnya.

Kepercayaan masyarakat terhadap bank ini lanjut Neneng, terlihat nyata, baik secara individu ataupun kelompok sudah banyak yang memasukkan diri sebagai nasabah. Termasuk beberapa instansi pemerintah, seperti Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Loteng, dimana dinas ini telah memberikan kepercayaan terhadap BankNTB Syariah dalam pencairan gaji guru yang masih tersisa tahun 2014.

BACA JUGA :  2018, Gubernur Target Konversi Bank NTB Jadi Syariah

“Sebelumnya, kami sebenarnya tidak terpakai. Namun setelah melalui proses pengkajian, ternyata metode Islam sangat menarik perhatian Dikpora, sehingga perusahaan kami ini ditunjuk sebaga bank penyalur,” ungkapnya.

Dengan kepercayaan ini, tentunya menjadi salah satu spirit untuk terus mengembangkan simpan pinjam dan beberapa sistem perbankan dengan menggunakan metode Islam.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Dikpora, H. Tamrin menyebutkan ketertarikannya melakukan pemindahan ke Bank NTB Syariah. Dalam mencairkan sisa gaji ASN tahun 2014, karena sistem yang digunakan erat bernuansa Islam.

Selain itu lanjutnya, dibeberapa kabupaten/kota di NTB juga sudah banyak yang beralih ke NTB Syariah, baik itu Kota Mataram, Lobar dan Lotim. Sehingga hal ini pula yang menjadi catatan Lombok Tengah. “Sistemnya yang bernuansa Islami, serta beberapa kabupaten/kota lain juga sudah mulai beralih ke bank-bank yang menerapkan metode Islam,” pungkasnya. (cr-ap)