Bank NTB Syariah Resmikan KCP Pringgabaya

Perluas Akses dan Tingkatkan Layanan untuk Masyarakat NTB

Wakil Bupati Lotim H Rumaksi pose bersama Direktur Utama PT Bank NTB Syariah H Kukuh Raharjo dan jajaran direksi lainnya saat peresmian KCP Pringgabaya, Senin (15/2).

SELONG – Bank NTB Syariah sebagai bank pembangunan daerah (BPD) terus berupaya memperluas jaringanan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Untuk itu, Bank NTB Syariah, Senin (15/2) meresmikan gedung Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pringgabaya. Hadir dalam peresmian KCP Bank NTB Syariah Pringgabaya, Direktur Utama Bank NTB Syariah H Kukuh Rahardjo, dan Wakil Bupati Lombok Timur H Rumaksi.

Wakil Bupati Lotim H Rumaksi mengapresiasi progress capaian Bank NTB Syariah dibawah kepemimpinan H Kukuh Rahardjo dala tiga tahun terakhir pasca bertransformasi dari konvensional menjadi syariah. Hal tersebut dapat dilihat semakin gencarnya direksi Bank NTB Syariah memperluas kantor layanan sebagai salah satu cara mendekatkan layanan kepada masyarakat di NTB.

“Kehadiran KCP Pringgabaya Bank NTB Syariah ini dapat mendekatkan layanan kepada masyarakat,” kata Wabup Lotim Rumaksi.

Rumaksi juga berharap dengan diresmikannya KCP Bank NTB Syariah Pringgabaya ini semakin mempermudah akses layanan kepada masyarakat. Jika sebelumnya masyarakat di wilayah Kecamatan Pringgabaya dan sekitarnya kesulitan mengakses perbankan, maka dengan hadirnya KCP Pringgabaya ini akan semakin banyak masyarakat berbondong-bondong menggunakan Bank NTB Syariah, baik itu untuk menabung maupun pembiayaan atau kredit.

Bahkan Rumaksi meminta tokoh masyarakat, toko agama dan tokoh pemuda di Pringgabaya dan wilayah sekitarnya untuk mengajak masyarakat secara lebih luas untuk memanfaatkan layanan Bank NTB Syariah. Karena, Bank NTB Syariah sebagai BPD NTB memiliki peran penting dalam pembangunan daerah, sebab memberikan deviden kepada kabupaten/kota yang yang nantinya digunakan membangun daerah.

“Bank NTB Syariah sebagai perusahaan milik daerah, pada akhirnya hasil pengelolaan dana masyarakat akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk deviden yang dimanfaatkan untuk pembangunan dari rakyat untuk rakyat,” ungkap Rumaksi.

Sementara itu, Direktur Utama Bank NTB Syariah H Kukuh Rahardjo menyebut bahwa KCP Pringgabaya Lombok Timur ini merupakan KCP yang ke -24 tersebar di 10 kabupaten/kota di NTB. 

“KCP Pringgabaya ini merupakan KCP ke – 24. Kehadiran KCP Pringgabaya Lombok Timur kedepannya diharapkan bisa memenuhi layanan untuk masyarakat Lotim bagian utara, termasuk Sembalun,” kata Kukuh Rahardjo.

Menurut Kukuh pihaknya, terus berupaya memperbanyak layanan kantor Bank NTB Syariah di NTB. Lebih khusus lagi di area blankspot atau daerah yang belum ada akses perbankan. Hal tersebut sebagai salah cara Bank NTB Syariah memperluas dan mendekatkan layanan kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat NTB merasa memiliki Bank NTB Syariah sebagai bank milik daerah dan nantinya keuntungan yang didapatkan juga kemblai untuk membangun daerah di NTB demi kemasalahan masyarakat.

Kehadiran KCP Bank NTB Syariah Pringgabaya sangat srtrategis. Karena wilayah di Kecamatan Pringgabaya memiliki potensi untuk berkembang dalam pembiayaan maupun menghimpunan dana pihak ketiga (DPK). Jika sebelumnya KCP ini berada di wilayah Sembalun, namun pascagempa bumi 2018, kemudian dipindahkan ke Kecamatan Pringgabaya.

“Sebelumnya KCP ini berada di Sembalun, tapi karena gempa bumi 2018 lalu, kami kemudian turunkan ke bawah di Pringgabaya. Nantinya KCP Pringgabaya ini akan melayani juga nasabah dari Sembalun dan wilayah sekitarnya,” terang Kukuh.

Saat ini Bank NTB Syariah sudah memiliki 12 Kantor Cabang, 24 Kantor Cabang Pembantu (KCP) dan belasan Kantor Kas. Jumlah tersebut akan terus bertambah untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat NTB. Hingga saat ini jumlah nasabah Bank NTB Syariah sudah mencapai 1 juta, dan jumlah tersebut akan terus bertambah dengan semakin banyaknya kantor layanan dan juga produk yang dihadirka kepada masyarakat. Karena Bank NTB Syariah setelah bertransformasi dari konvensional menjadi syariah, layanan sebagian besar kepada ASN, tapi kini juga masyarakat umum dengan berbagai profesi, baik itu nelayan, pertania, buruh dan lainnya.

“Outlet KCP Pringgabaya ini menjadi penting unuk meningkatkan layanan. Kantor ini kami perbaiki, dan kelengkapan infrastrukturnya dilengkapi. Tahun ini mulai dibangun dan bisa selesai sebelum Desember 2021 mendatang,” tutupnya. (luk/*)