Bank NTB Syariah Groundbreaking Pembangunan Kantor Pusat

Bank NTB Syariah
MULAI PEMBANGUNAN : Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, Dirut Bank NTB Syariah H Kukuh Rahardjo dan undangannya lainnya saat peletakan batu pertama pembangunan gedung kantor pusat Bank NTB Syariah.

MATARAM – Setelah sekian lama bermimpi memiliki gedung kantor pusat yang mewah dan luas, kini mulai menjadi kenyataan kalau Bank NTB Syariah bakal memilikinya. Kepastian gedung baru dengan konsep bangunan mewah milik Bank NTB Syariah tersebut, bertepatan dengan perayaan HUT Provinsi NTB ke-62, Kamis (17/12) dilakukan groundbreaking atau pelekatan baru pertama pembangunan gedung baru oleh Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah bersama Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh didampingi Direktur Utama Bank NTB Syariah H Kukuh Rahardjo.

Pembangunan gedung yang nantinya menjadi kantor pusat PT Bank NTB Syariah dengan luas lahan mencapai 15.000 meter persegi dengan bangunan lima lantai keatas dan satu bangunan basement. Luas bangunan yang akan menjadi kantor pusat Bank NTB Syariah ini mencapai 12 ribu meter yang dilengkapi kantor, taman, lahan parkir dan lainnya.

Kantor baru Bank NTB Syariah yang berlokasi di jalan Udayana, berada di tengah –tengah antara Islamic Center (IC) NTB dan Kantor DPRD NTB Provinsi NTB ini merupakan aset milik Pemerintah Provinsi NTB yang dikonversikan menjadi penambahan modal dalam bentuk aset. Dengan demikian, Pemprov NTB selaku pemegang saham mayoritas dari Bank NTB Syariah, selain 10 kabupaten /kota se-NTB.

Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah memberi apresiasi kepada jajaran pengurus, baik itu komisaris, direksi dan juga karyawan Bank NTB Syariah pada akhirnya merealisasikan rencana pembangunan gedung baru kantor pusat Bank NTB Syariah yang sudah lama di idam-idamkan.

“Kehadiran kantor pusat Bank NTB Syariah  ini nantinya akan berdampak pada semakin baik dan berkualitas layanan kepada masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Dirut Bank NTB Syariah H Kukuh Rahardjo mengatakan pembangunan gedung kantor pusat Bank NTB Syariah ini sebagai salah satu upaya manajemen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Terlebih lagi, keinginan untuk membangun kantor pusat Bank NTB ini sudah ada sejak direksi beberapa tahun silam.

“Alhamdulillah hari ini kita melakukan groundbreaking gedung kantor pusat Bank NTB Syariah yang nantinya dilengkapi berbagai fasilitas,” kata Kukuh.

Menurut Kukuh, kehadiran kantor pusat Bank NTB Syariah ini, selain nantinya diharapkan bisa meningkatkan kualitas layanan, juga mempemudah kerja dari seluruh pegawai Bank NTB Syariah. Karena selama ini, dengan bekerja di tiga kantor, baik itu di kantor pusat, cabang Sriwijaya dan kantor Pejanggik. Meski jaraknya berdekatan, namun koordinasi cukup ribet. Karena itu, dengan kehadiran kantor pusat yang dibangun di antara IC NTB dan Kantor DPRD NTB ini akan semakin mempermudah koordinasi seluruh karyawan bersama manajemen.

“Dengan adana kantor baru ini memudahkan koordinasi. Tidak ada lagi sekat batasan masing – masing divisi ataupun unit kerja,” jelasnya.

Kukuh menyebut lokasi tempat pembangunan gedung kantor pusat Bank NTB Syariah ini mencapai 15 ribu hektar persegi. Di atas lahan tersebut, selain membangun gedung perkantoran dan tempat parkir, juga  akan dibangun taman kota. Nantinya taman ini dibangun dengan konsep taman kota edukasi untuk masyarakat kota. Konsep taman kota ini dibagi tiga, yakni edukasi, budaya dan keluarga dan tempat bermain sekaligus edukasinya dan juga budaya.

“Kami desain khusus, agar taman itu bisa digunakan untuk masyarakat. Untuk estimasi biaya pembangunan gedung kantor baru Bank NTB Syariah ini masih di hitung oleh konsultan. Yang jelas pengerjaannya selama satu tahun, dan Desember 2021 bisa diresmikan,” pungkasnya. (luk)

BACA JUGA :  OJK, Bank Mandiri dan Bank NTB Syariah Siap Pulihkan Ekonomi NTB