Bank Mandiri Perluas Digitalisasi Transaksi Keuangan di NTB

DISKUSI: Area Head Bank Mandiri Mataram, Gunawan Edi Sasongko (tengah) bersama Kadisdag NTB, Hj Selly Andayani, dan sejumlah peserta pose bersama usai pelaksanaan FGD, Rabu kemarin (26/7) (LUKMAN HAKIM/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Bank Mandiri menyiapkan berbagai produk dan layanan perbankan elektronik untuk memudahkan transaksi keuangan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Produk dan layanan tersebut meliputi mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), mesin Electronic Data Capture (EDC), e-Money, e-Commerce, Branchless Bank, dan Mandiri on Line.

Saat ini, Bank Mandiri Regional XI yang membawahi wilayah Bali dan Nusa Tenggara, juga telah mengoperasikan 699 Mesin ATM, dan 16.702 Electonic Data Capture (EDC). Sedangkan untuk wilayah Area Mataram, NTB mengoperasikan sebanyak 164 mesin ATM, dengan jumlah transaksi rata-rata 7.100 ATM/bulan, serta untuk Electonic Data Capture (EDC) terdapat sejumlah 2.800 mesin EDC dengan jumlah transaksi selama tahun 2017 sebanyak 483 ribu transaksi.

“Melalui ekspansi layanan perbankan elektronik ini, kami ingin mendukung program digitalisasi keuangan dalam memperkuat perekonomian di daerah Nusa Tenggara Barat,” ungkap Area Head Bank Mandiri Mataram, Gunawan Edi Sasongko dalam Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Fizz Mataram, Rabu (26/7).

Untuk mendukung keinginan tersebut, Gunawan melanjutkan, perseroan secara bertahap akan melakukan edukasi ke masyarakat terkait fitur-fitur transaksi finansial, maupun non finansial yang bisa dilakukan melalui produk perbankan elektronik Bank Mandiri.

Diharapkan para penjual jasa atau produk terkait tersebut secara bertahap akan mengalihkan cara pembayarannya menjadi elektronik. “Kami juga mensosialisasikan keuntungan yang bisa diperoleh melalui transaksi secara online, seperti meminimalisir uang kembalian, sehingga lebih praktis, lebih mudah dan lebih cepat dalam berbelanja,” jelasnya.

Di samping itu, Gunawan menambahkan, pihaknya juga akan menggandeng pemerintah setempat, pengusaha dan tokoh masyarakat, dalam mempopulerkan cara pembayaran secara elektronik, untuk mengurangi cash handling (pengelolaan uang cash, uang kembalian) sehingga lebih praktis, dan pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan sekaligus meningkatkan kenyamanan.

Dijelaskan Gunawan, Bank Mandiri terus meningkatkan keamanan dan kemudahan nasabah dalam bertransaksi secara elektronik. Bahkan, tambahnya, dalam periode Januari – Maret 2017 kemarin, Bank Mandiri secara nasional telah melakukan 777,6 juta transaksi perbankan elektronik, naik 28,1% dari periode yang sama tahun lalu.

“Hal ini mengindikasikan kesiapan sistem IT kami dalam mendukung kinerja perseroan, dan masyarakat yang membutuhkan layanan perbankan,” pungkas Gunawan. (luk)

BACA JUGA :  Sudah Waktunya Menuju ‘NTB Go Digital’
Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaSekolah Pelosok Belum Bisa Terapkan SE Gubernur
Berita berikutnyaLanggar Aturan, LH Surati Pengusaha Klinik