Bank Mandiri Gelontorkan Skim Kredit UMKM

Bank Mandiri

MATARAM—Pemerintah pusat terus menggenjot lembaga perbankan untuk menyalurkan pembiayaan di sektor produktif bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), dalam mendongkrak perekonomian masyarakat.

Untuk mendukung program pemerintah tersebut, Bank Mandiri Cabang Mataram menyiapkan program kredit mikro dan Small Medium Entreprise (SME). "Untuk pelaku usaha mikro dan UKM tahun 2017 ini kami di Bank Mandiri Cabang Mataram menyiapkan kredit di sektor produktif," kata Pimpinan  Bank Mandiri Regional NTB dan NTT, Edi Gunawan, Minggu (5/3).

Dikatakannya, salah satu skim pembiayaan yang digencarkan Bank Mandiri Wilayah Mataram adalah menggencarkan penyaluran kredit di sektor pertanian dan kelautan.

"Saat ini sedang kami coba gencarkan penyaluran kredit di sektor pertanian dan kelautan. Namun masih terbatas kepada sarana produksi pertanian dan pengepul," kata Edi Gunawan.

Gunawan menjelaskan, untuk program kredit mikro Mandiri terdapat dua jenis skim pembiayaan yang dilakukan. Pertama adalah kredit usaha mikro (KUM) untuk usaha produktif dengan limit pembiayaan sampai dengan Rp 200 juta, baik untuk usaha individu maupun kelompok usaha.

[postingan number=3 tag=”ekonomi”]

Kedua adalah kredit serbaguna mikro (KSM) untuk program kredit dengan limit pembiayaan sampai dengan Rp200 juta, yang diberikan kepada para pegawai negeri maupun BUMN.

Untuk penyaluran kredit usaha mikro (KUM) ini tetap mengedepankan kelayakan usaha dari pelaku usaha yang menjadi sasaran dari penerima skim pembiayaan tersebut. Sementara untuk skim pembiayaan KSM bagi pegawai ini lebih diarahkan untuk usaha produktif.

Dari sekian banyak pegawai, ternyata banyak yang memiliki usaha sampingan di rumahnya. Seperti membuka usaha kios, toko dan usaha sampingan lain yang sebagian besar dilakoni oleh ibu rumah tangga alias istri atau suami dari pegawai tersebut. “Skim pembiayan KUM dan KSM ini diluar program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sasarannya juga sama untuk sektor produktif," kata Edi Gunawan.

Selain menyiapkan pembiayaan sektor mikro dan juga kecil, menengah, lanjut Edi, Bank Mandiri juga menyiapkan pembiayaan yang masuk kategori usaha kecil dan menengah dengan program SME "Small Medium Enterprise". Pembiayaan untuk modal kerja dan investasi bagi UMKM ini limit kredit yang diberikan antara Rp200 juta hingga Rp10 miliar.

Menurut Edi, pada umumnya pelaku usaha yang mengakses untuk skim pembiayaan SME ini adalah pelaku bisnis para pengusaha secara individual, yang sebagian besar bergerak di sektor kuliner, pedagang besar, pembangunan kost, home stay dan usaha lainnya. (luk)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid