Bank Mandiri Dukung Pembiayaan Hotel dan Homestay

Bank Mandiri
Bank Mandiri

MATARAM – Kondisi perekonomian pada tahun 2018 diperkirakan tidak sebagus tahun 2017 lalu. Sektor produktif diprediksi masih belum mampu mendongkrak realiasi pembiayaan/kredit di tahun 2018. Karena itu, lembaga perbankan, dalam hal ini Bank Mandiri masih bisa berharap di sektor konsumer dan pembiayaan Kredit Perumahan (KPR).

Area Head Bank Mandiri Mataram, Gunawan Edi Sasongko mengatakan, kondisi ekonomi di tahun 2018 masih tidak sebagus tahun sebelumnya. Itu terjadi karena keadaan ekonomi nasional, yang berimbas terhadap ekonomi di Provinsi NTB. untuk itu, Bank Mandiri lebih mengoptimalkan pembiayaan di sektor konsumer dan juga KPR, termasuk mendukung pembangunan hotel bintang, kelas melati dan juga home stay di kawasan pariwisata di Lombok.

“Untuk pembiayaan sektor consumer dan KPR, termasuk perhotelan dan homestay. Kami optimis masih tumbuh positif di tahun 2018 ini,” kata Gunawan, Rabu kemarin (21/2).

Menurutnya, perkembangan sektor pariwisata di Provinsi NTB yang begitu pesat, membawa angin segar untuk pembiayaan di sektor pendukungnya, seperti hotel berbintang, hotel kelas melati hingga pembangunan homestay di sejumlah objek wisata.

Bank Mandiri, kata Gunawan, melihat potensi yang besar di sektor tersebut, dan sudah mulai membidiknya beberapa tahun belakangan ini. Bahkan telah berhasil memberikan pertumbuhan yang cukup positif, di saat sektor pembiayaan produktif masih kurang bagus pertumbuhannya.

Dicontohkan Bank Mandiri sudah mulai memberikan pembiayaan untuk pembangunan homestay di kawasan Lombok Tengah bagian selatan, baik itu di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, dan juga di wilayah destinasi wisata lainnya. Termasuk juga membiayai pembangunan hotel berbintang di KEK Mandalika dan juga hotel kelas melati. “Kemajuan pariwisata memberi dampak positif dalam pertumbuhan pembiayaan perbankan,” jelasnya.

Lebih lanjut Gunawan mengatakan, selain pembiayaan untuk mendukung sektor pariwisata, dalam hal ini perhotelan dan homestay. Bank Mandiri juga sudah menjalin kemitraan bersama belasan perusahaan pengembang perumahan (developer) untuk KPR, termasuk juga mulai tahun 2018 ini sudah membiayai kredit rumah bersubsidi.

“Tahun 2018 ini kami targetkan pembiayaan untuk KPR diangka Rp 507,1 miliar, meningkat dibandingkan realisasi tahun 2017 yang sebesar Rp 284 miliar,” pungkasnya. (luk)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut