Bank Dunia Kucurkan Pinjaman untuk KEK Mandalika

Bank Dunia Kucurkan Pinjaman untuk KEK Mandalika
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah mulai ditata dan dipercantik ole PT ITDC. (Dok)

MATARAM — Bank Dunia atau lebih dikenal dengan sebuta Wolrd Bank akan mengucurkan dana pinjmanan triliunan rupiah untuk dana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika melalui PT Indonesia Tourizm Devlopment Corporate (ITDC). Bantuan dana sebesar Rp10 triliun tersebut dibagikan untuk tiga KEK prioritas yang ada di Indonesia.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Nusa Tenggara Barat, H Lalu Gita Ariadi mengatakan, dana pinjaman dari Bank Dunia tersebut merupakan dukungan pengembangan untuk 3 kawasan pariwisata nasional yang pertama di Danau Toba, Borobudur, dan KEK Mandalika dalam konteks tiga destinasi strategis nasional.

“Bantuan pinjaman dana dari Bank Dunia tersebut untuk mendanai pembangunan infrastruktur dasar di KEK Mandalika,” kata Lalu Gita, Rabu kemarin (3/10).

Gita menjelaskan, peruntukan-peruntukan itu adalah untuk mendukung pengembangan destinasi Danau Toba, Kawasan Candi Brobudur dan KEK Mandalika dan ini adalah secara teknis nanti yang di eksekusi oleh pemerintah pusat. 

Bank Dunia melalui program pengembangan pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Developmen Program (ITDP) mendukung dari sisi pendanaan pembangunan infrastruktur dasar, misalnya seperti jalan, terminal, dan saluran air. Hal itu tidak di Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), melainkan itu berada diluar untuk mendukung kawasan pengembangan KEK Mandalika. Misalnya aksesibiltas jalan untuk menopang pengembangan kepariwisataan di Kawasan Mandalika.

Selain jalan, ada banyak lagi, secara teknis di Kementrian/Lembaga sudah diatur kebutuhanannya masuk. Misalnya beberapa usulan perlunya terminal di Kuta sebelum masuk kawasan. Kemudian bagaimana untuk mengantisipasi mengatasi banjir ketika musim penghujan tiba. Sehingga air itu tidak melimpah ruah ke kawasan, dibuat selokan, bendungan dan sebagainya.

Dijelasknya ini merupakan perencanaan dari Kementrian PU untuk pengembangan kawasan. Namun untuk jumlah yang diterima KEK Mandalika, belum diketahui secara pasti rinciannya berapa.

Sementara itu, untuk di dalam kawasan sendiri tugasnya manajem pengolala kawasan ITDC untuk menyiapkan infastruktur dasar, seperti jalan kemudian instalasi listrik dan limbah.

“Kalau untuk nominal besaran dana bantuan pinjaman dari Bank Dunia itu dibagi secara proporsional ,” pungkasnya. (cr-dev)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut