Banjir Rob Rendam Pemukiman Warga di Pesisir Ampenan

Banjir rob yang menerjang sejumlah wilayah di pesisir Ampenan tela surut. Petugas bersiaga di pinggir pantai untuk membantu warga setempat.(ist)

MATARAM–Banjir rob menerjang sejumlah wilayah pesisir di Kota Mataram.
Hembusan angin dengan kecepatan angin 30 km/jam telah memicu gelombang pasang ini dan merendam pemukiman penduduk di wilayah Kampung Bugis, Lingkungan Pondok Perasi dan Lingkungan Bintaro Jaya sejak pukul 17.00 Wita Sabtu (4/12/2021). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. ” Gelombangnya besar sekali. Menjelang Magrib, air laut sudah naik ke pemukiman warga,” kata Saleh warga setempat.

BACA JUGA :  Kota Mataram Masih Kekurangan Guru

Beruntung air laut yang merendam pemukiman warga ini tidak berlangsung lama. Sekitar pukul 21.00 Wita, genangan air akibat pasang laut berangsur-angsur mulai surut. Dikutip dari akun BPBD NTB, petugas dari BPBD Kota Mataram, BPBD NTB, Satpol PP Kota Mataram dan pihak pemerintah kecamatan bersama kelurahan setempat melakukan upaya penanganan darurat di lokasi kejadian. Petugas langsung membagikan 800 karung plastik dan 500 lembar karung sampah untuk Kelurahan Bintaro dan 300 lembar karung plastik untuk kelurahan Ampenan Selatan. ” BPBD NTB juga menerjunkan personel TRC ke lokasi kejadian untuk membantu TRC BPBD Kota Mataram di lokasi kejadian,” tulis BPBD NTB.

BACA JUGA :  Reservasi RSUD Kota Mataram Terima Penghargaan Smart Living dari Kementerian Kominfo

Masyarakat diimbau agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrim sebagai dampak fenomena La Nina berupa angin kencang dan hujan lebat yang berpotensi menyebabkan terjadinya banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin puting beliung. (rl)