Bandara Lombok Disiapkan Kemenhub Jadi Embarkasi Haji 2021

MANASIK HAJI: Ribuan CJH Lombok Tengah 2017 mengikuti manasik haji yang digelar Kemenag Lombok Tengah (M HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

JAKARTA–Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Novie Riyanto tengah menyiapkan 13 bandara untuk pemberangkatan calon jemaah haji 2021, meski pemerintah Arab Saudi belum memberikan kepastian. “Untuk kesiapan bandar udara embarkasi sejumlah 13 lokasi,” ujar Novie pada saat Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR, Senin (15/3).

Adapun bandara yang akan disiapkan mulai Bandara Sultan Ikandar Muda di Banda Aceh, Kualanamu di Medan, Bandara Hang Nadim di Batam, Bandara Minangkabau di Padang, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang.

Ada juga di Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng, Bandara Kertajati di Jawa Barat, Bandara Juanda di Surabaya, Bandara Adisumarmo di Solo. Selain itu, ada Bandara Syamsudin Noor di Banjarmasin, Bandara Sultan Haji Muhammad Sulaiman di Balikpapan, Bandara Sultan Hasanudin di Makasar dan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid di Lombok.

BACA JUGA :  Kemenag Siapkan Skenario Ibadah Haji 2021

Menurut Novie, pihaknya akan melakukan inspeksi atau ramp-check di 13 bandara embarkasi haji itu. Hal tersebut untuk memeriksa kondisi pesawat yang akan digunakan mengakut calon jemaah haji Indonesia. “Pada rapat kerja ini pembahasan penentuan armada ibadah haji dapat mempertimbangkan pesawat udara di setiap kota agar disesuaikan dengan kondisi bandara yang belum memiliki runway memadai,” katanya dalam pemberitaan JPNN yang dikutip Radar Lombok.

BACA JUGA :  Kemenag Siapkan Skenario Ibadah Haji 2021

Novie juga menyebut telah menyiapkan 18 pesawat milik Garuda Indonesia untuk bisa mengangkut jemaah haji Indonesia pada tahun ini. “Kesiapan armada Garuda Indonesia yang digunakan untuk mengangkut ibadah haji seperti Airbus 330 seri 200, Airbus 330 seri 300, Airbus 330 seri 900, lalu ada juga Boeing 777 300 jumlah seluruhnya 37 pesawat. Total pesawat serviceable berjumlah 18 pesawat,” jelasnya. (ddy/JPNN)