View Laut Indah, Penataan PKL Diperlukan

Ada lokasi ngabuburit yang pas selama Ramadan ini. Ya, kawasan wisata Teluk Lembar tepatnya di jalur bawah dari dan menuju Kecamatan Sekotong. Dari bahu jalan yang dipenuhi banyak pedagang, pengunjung bisa menikmati view laut Lembar yang indah, serta lalu lalang kapal dari dan ke Pelabuhan Lembar. Tempat ini akan semakin mantap jika Pemkab melakukan penataan.

 


Rasinah Abdul Igit – GIRI MENANG


 

Tempat nongkrong baru ini berada di wilayah Desa Dasan Tereng, Kecamatan Lembar. Dari bahu jalan pinggir laut,  posisi tempat ini langsung menghadap Pelabuhan Lembar, baik pelabuhan barang maupun pelabuhan penyeberangan. Tempat ini selalu ramai pada sore hari. Pengunjung bisa menikmati suguhan jagung bakar pedagang sekitar. Disini juga pas tempat mereka yang gemar berfoto diri (selfie) dengan latar lalu lalang kapal baik yang masuk maupun keluar pelabuhan.

Tempat ini tercatat masih baru yakni setelah pemerintah menyelesaikan proyek perluasan jalan dari dan menuju Kecamatan Sekotong lewat jalur bawah gunung Gerepek. Mereka yang hendak ke Sekotog kini lebih banyak memilih jalur bawah. Ya itu tadi, disamping jalannya lebar dan aman, mereka juga bisa singgah barang beberapa saat untuk menikmati suasana pinggir laut.“ Tempat ini bisa berkah bagi kami yang tinggal di sekitar sini. Kami bisa jualan rokok, jagung bakar dan lain-lain,” ungkap Inaq Nafsiah (45), seorang pedagang yang ditemui koran ini.

Sebelum ada pelebaran jalan, jalur bawah jarang dilintasi apalagi pada malam hari. Banyak orang memprediksi jalur ini akan menjadi kawasan perluasan industri pendukung pelabuhan. Karena itu terdapat beberapa titik tanah lapang yang kemungkinan sebagai lokasi bangunan-bangunan besar.

Tempat baru ini semakin mendukung upaya pemerintah daerah mendorong pariwisata selatan. Ya, selata tengah menjadi primadona. Ada banyak pulau-pulau indah di Kecamatan Sekotong. Ada juga pantai-pantai berpasir putih yang aduhai. Jika dibandingkan dengan panorama wilayah utara, selatan memang jauh unggul.

Kawasan ini butuh sentuhan pemerintah daerah. Misalnya soal keberadaan para pedagang, Pemkab bisa membuat pusat PKL di seberang jalan dan tetap menghadap laut. Sekarang ini pedagang berjualan secara tidak teratur. Kedua, Pemkab harus memikirkan penerangan jalan di sepanjang jalur ini. Dari dulu, masalah penerangan jalan memang menjadi masalah pariwisata selatan pada umumnya. Jalur mulai pertigaan Lembar hingga pusat Kecamatan Sekotong sepi penerangan. Warga banyak menyampaikan keluhan sebab tidak adanya penerangan yang memadai membuat sering terjadi kasus kriminalitas. (*)

BACA JUGA :  Oknum PKL Diduga Pindahtangankan Lapak