Bahaya! Warga Asyik Nonton Surfing Dekat Lokasi Longsor di Senggigi

GIRI MENANG–Longsornya tanjakan di Senggigi dekat Cafe Alberto, Sabtu (6/2/2021) pagi tadi, tampaknya tak menyurutkan warga menonton aksi surfing atau selancar di lokasi.

Maklum, dari tanjakan itu warga bisa melihat dengan jelas aktivitas para peselancar memacu papan surfingnya. Para peselancar juga tetap melakukan aktivitasnya di laut dekat material longsoran itu. Begitu juga dengan warga, tetap asyik menonton di dekat police line dan pembatas yang sudah dipasang pihak kepolisan.

Terkait hal tersebut, Kapolsek Senggigi Kompol Bowo Tri Handoko mengatakan aktivitas di dekat lokasi sangat membahayakan, mengingat kondisi tebing yang sangat rawan ambruk kembali. Apalagi dinding batu atau talud tebing tersebut rusak sampai dengan trotor dan aspal jalan raya. Lebar longsoran sekitar 45-50 meter. Ia mengaku segera mengecek lokasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Kita mengimbau kepada masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar lokasi kejadian,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Lombok Barat IPTU Rita Yuliana, mengatakan, pihaknya sudah menerjukan personel untuk memastikan jalan di lokasi longsor tetap aman dilalui pengendara. Ia memastikan tidak ada pengalihan arus. Selain itu sudah dipasang imbauan rawan longsor di dekat lokasi. Kemudian sudah pula dipasang police line dan traffic cone sebagai peringatan kepada para pengguna jalan.

Rita pun mengingatkan untuk tidak mendekati lokasi longsor atau berfoto di lokasi. “Agar tidak melakukan selfi-selfi di lokasi, dan untuk pengguna jalan diimbau untuk lebih berhati-hati dalam melintasi jalan ini,” imbuhnya. (ami)