Bacabup Lotim Mulai Bermunculan

SELONG—Kendati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) masih akan berlangsung tahun 2018 mendatang, namun sejumlah bakal calon mulai ramai dibicarakan masyarakat. Bahkan sejumlah Bacabup mulai aktif melakukan sosialisasi terjun langsung ke masyarakat.

Dari sejumlah figur yang digadang-gadang masyarakat Bumi Patuh Karya, muncul nama HM Sukiman Azmy, HM. Syamsul Luthfi, TGH Hazmi Hamzar, H. Machsun Ridwayni, H. Rumaksi, H. Hairul Warisin, H. Nasrudin, H. Najamudin dan sejumlah nama lainnya.

Tokoh Masyarakat Lotim, Ustad H. Abdullah Zaelani, S.Pd mengatakan, figur  yang menang pada pemilihan bupati dan wakil bupati Lotim 2018 yakni tokoh yang sudah dikenal pengabdiannya dan merakyat. “Dari figur yang mulai dimunculkan masyarakat semuanya bagus. Hanya saja figur yang akan menang adalah calon yang pengabdiannya dikenang masyarakat,” ungkapnya kepada Radar Lombok, Senin lalu (1/8).

Ditemui disela aktifitasnya mengikuti Pameran Peradaban Islam di Islamic Center Mataram, Abdullah Zaelani memaparkan, Lombok Timur merupakan barometer NTB. Siapa yang menang bertarung di pemilihan bupati dan wakil bupati Lotim, sangat menentukan kemenangan calon gubernur Provinsi NTB.

“Saya pikir kemenangan bupati dan gubernur NTB sangat ditentukan oleh ketokohannya, dedikasi calon, keberhasilan, dan sifatnya yang merakyat. Organisasi massa seperti NW, Marqittalimat, NU dan Muhammadyah akan menentukan perolehan suara.

Baginya, ormas-ormas Islam di Lotim menjadi sokongan calon untuk meraih pundi-pundi kemenangan. Karena dari pengalaman Pilkada sebelumnya, suara Ormas itu sangat menentukan jika jamaahnya kompak.

Terpisah, Humas Maraqittaliat, H. Muludin membenarkan suhu politik terkait pemilihan Bupati Lotim dan Gubernur NTB mulai hangat dibicarakan masyarakat. ‘’Itu sah-sah saja. Lebih baik calon tu dimunculkan lebih awal, sehingga masyarakat sejak dini sudah bisa mengenal calon pemimpinya,” ujarnya.

Disebutkan, bergulirnya sejumlah bakal calon bupati Lotim, sekaligus mengindikasikan kalau warga di daerah ini sudah mulai melek politik. “Warga pemilih tidak mau beli kucing dalam karung, sehingga bakal calon dimunculkan lebih awal,” tandasnya.

Siapapun yang memiliki kemampuan memimpin Lotim sambung Haji Emet, sapaan akrabnya, sepanjang itu pilihan harus dihormati dan didukung. Baik calonnya dari kalangan politisi, legislatif, ekskutif maupun berasal dari pengusaha.

Ormas besar seperti NW, NU, Maraqittalimat maupun Muhamadiyah pasti akan mengusulkan calonnya. “Kalau dari Maraqittalimat, kami akan mengusung calon pimpinan Ormas, TGH. Hazmi Hamzar,” sebutnya seraya berharap, warga Lotim kedepan bisa memilih figur yang amanah. (cr-adi)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid