Awalnya Cuma Jadi Penonton, Bakat Afifa Andini Dilirik Timnas Putri

TAMPIL; Inilah penampilan sosok Afifa Andini yang kini skillnya sebagai Back Centre dilirik Timnas Putri.(AFIFA FOR RADAR LOMBOK)

Pesepak bola putri berbakat di NTB rupanya kian mentereng. Setelah sejumlah pesepakbola putri lainnya tampil di ajang sepakbola nasional, sosok Afifa Andini ternyata tidak mau ketinggalan ambil bagian sebagai pemain dengan skill tinggi di sejumlah event. Bahkan setelah jam terbangnya mulai padat, ia kini mendapat kesempatan ikut jajal Seleksi Timnas Putri.

Afifa Andini namanya, sosok pesepakbola perempuan berbakat ini, Lahir dari keluarga sederhana. Ayahnya hanya sebagai tukang servis barang elektronik, sementara ibunya sehari-hari hanya sebagai ibu rumah tangga.
Afifa diketahui tidak punya gen yang hobi dengan dunia olahraga sepakbola. Namun karena adanya pengaruh lingkungan, ditambah punya minat di dunia olahraga. Akhirnya perempuan yang kini sedang duduk di bangku kuliah semester V di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat (FIKKM) UNDIKMA Mataram ini memilih berlabuh ke dunia sepak bola. “Saya pilih olahraga sepakbola, karena saya lihat lebih seru dan menantang,” beber Perempuan yang biasa disapa Afifa ini pada Radar Lombok,kemarin.

Perempuan kelahiran Desa Masbagik, 26 Oktober 2000 ini, awalnya cuma nangkring sebagai penonton di setiap event sepakbola. Baik itu event sepakbola putri maupun laki-laki. Namun belakangan, Afifa mulai tertarik dengan dunia sepakbola, berlangssung sekitar tahun 2018 silam. Dua tahun mengasah dan menempa diri di dunia sepakbola, rupanya ia sudah bisa menikmati hasilnya saat ini.
Bagaimana tidak, di tengah musibah pandemi Covid-19 ini, sosoknya justru mendapat berkah. Terbukti, dengan memiliki posisi sebagai back centre di lapangan hijau, profesionalitasnya dibutuhkan tim profesional seperti Borneo FC Putri. Bahkan setelah sukses tampil agresif di ajang sparing melawan Timnas Putri, penampilannya mendapat perhatian serius. Karena setelahnya ia dapat undangan ikuti jajal seleksi Timnas Putri pada Desember mendatang. “Saya mulai menikmati dunia sepakbola. Alhamdulillah sekarang saya dikontrak tim profesional,” lanjutnya.
Memiliki pengalaman bertanding tiga kali, tidak membuatnya tidak bertaring di lapangan. Posisi back centre yang diembannya cukup membuat tim yang dibelanya bertahan selama jajal sejumlah laga. Terbukti, di Piala Pertiwi 2019, dirinya yang membela Tim Neo Angel FC keluar sebagai juara. Kemudian di perebutan piala Menpora 2019 dan laga Eksebishi melawan Tim Pakar Angel, tim Neo Angel FC yang dibelanya selalu tampil dominan.
Bahkan tahun 2020 ini, setelah dikontrak membela Tim Borneo FC Putri bersama tujuh rekannya yang juga jebolan Neo Angel FC cukup tampil dominan dan agresif saat jajal sparing dengan Timnas Putri. Sehingga tidak heran jika dirinya juga dilirik Timnas Putri bersama dua rekannya, yakni Zuliara dan Liana Dewi. “Saya gak nyangka dapat kesempatan bela tim Profesional. Semoga saya lolos juga di Timnas Putri Desember nanti,” harapnya.
Sementara itu, Pembina Tim Neo Angel FC M. Jaelan mengatakan, pengaruh positif terus terjadi terhadap pemain sepak bola Putri di NTB. Bagaimana tidak, pemain-pemain jebolan Neo Angel makin familiar di Dunia sepak bola Putri Nasional.
Terbukti, setelah Baiq Amiatun Shalehah Malang melintang membela tim profesional di Indonesia dan bela Timnas Putri. Praktis sejumlah pemain Neo Angel yang lain juga dapat kesempatan membela klub ternama. Bahkan sudah ada tiga pemain yang dilirik diboyong Timnas Putri. “Pemain kita terus tebar pengaruh positif. Ini bagus untuk perkembangan sepak bola kita di NTB,” katanya.
Dikatakan, sebelumnya ada delapan pemain Neo Angel FC yang dikontrak Borneo FC. Namun dari delapan pemain itu, ada tiga pemain yang membuat Timnas Putri tertarik. Ketiganya terdiri dari Liana Dewi, Zuliara, dan Afifa Andini. Kabar ini dinilai sangat bagus guna membakar semangat pesepak bola Putri, terutama pesepak bola putri yang ada di NTB.
Jaelan juga menyebutkan, sebelum ketiga pemain ini dilirik. Ada juga salah satu seniornya yang lebih dulu dipanggil Timnas Putri, yakni Baiq Amiatun Shalehah. Dengan demikian, jika ketiga pemain tersebut lolos seleksi di bulan Desember nanti. Maka ada empat pemain jebolan Neo Angel FC yang bakal bela Timnas Putri. “Semoga ketiganya lolos seleksi. Supaya makin banyak anak asuh kita bela Timnas Putri,” pungkasnya. (rie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaWisatawan Mulai Berdatangan ke Gili Matra
Berita berikutnyaBupati Apresiasi Kinerja Agro Selaparang