Atlet Raih Emas, Pelatih Bayar Nazar Gundul Kepala

PERAIH EMAS : Inilah Dian Ekayanti, salah satu atlet Atletik yang sukses persembahkan emas buat NTB. (PB PON FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM – Sejumlah pelatih di beberapa cabang olahraga yang atletnya berhasil persembahkan medali emas sudah membayar Nazar mereka. Rata-rata Nazar para pelatih dan manajer cabor adalah menggundulkan kepalanya.

“Sebelum berangkat ke Papua saya sudah bernazar kalau atlet raih emas. Dan Nazar itu langsung saya bayar di Papua setelah atlet berhasil sumbang Emas,” kata Kepala Pelatih Atletik NTB Mayor H Muhdar, Senin (18/10).

Diketahui, Muhdar merupakan salah satu pelatih senior di Cabor Atletik. Sebagian besar atlet Atletik ditanganinya selama latihan. Dengan begitu, sebelum ia menuju ajang PON XX Papua 2021, Muhdar melakukan Nazar pribadi. Di mana jika atletnya berhasil sumbang medali emas buat NTB, maka ia berjanji akan langsung menggundulkan kepalanya.

BACA JUGA :  Pesilat NTB Bakal Bertemu dengan Petarung Jogja

Benar saja, cabor Atletik tercatat berhasil menyumbangkan 6 medali emas sekaligus buat NTB. Raihan 6 emas itu pun datang dari berbagai nomor yang dipertandingkan. Tanpa menunggu lama-lama, setelah semua nomor di cabor Atletik selesai di pertandingkan, pelatih senior ini langsung menggundulkan kepalanya di Klaster Kabupaten Mimika, Papua.

“Nazar saya mungkin tidak istimewa, tapi setidaknya kita sudah tepati janji, karena Nazar itu merupakan janji yang harus ditepati, ” ungkapnya.

Senada, Manajer Cabor Panjat Tebing Adi Hendra Susanto juga melakukan hal yang sama. Torehan dua medali emas yang diraih atletnya dinilai sangat membanggakan. Bahkan dua medali emas itu menjadi torehan yang melebihi target, sehingga sebagai bentuk syukurnya, ia pun menggundulkan kepalanya.

BACA JUGA :  Pencak Silat Gagal Pertahankan Tradisi Emas

Karena sebelum berangkat ke Papua, Adi juga bernazar akan menggundulkan kepalanya jika atletnya berhasil melebihi target dari satu emas yang ditargetkannya. Dengan begitu, Adi pun melangsungkan Nazarnya. Namun ia membayar nazarnya setelah pulang dari Papua.

“Kami sangat bersyukur, target kita terwujud. Saya pun yang udah bernazar, langsung membayarnya,” tutupnya. (rie)