Atlet Panjat Tebing Terlantar

Atlet Panjat Tebing Terlantar
Atlet Panjat Tebing Terlantar

MATARAM—Sebanyak 5 atlet panjat tebing NTB yang akan mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) kelompok umur XII di Taman Silo, Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar) tanggal 23-29 Agustus sampai hari ini kondisinya tidak jelas. Pasalnya atlet NTB tidak bisa mengikuti ajang tersebut karena ada sanksi dari hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) FPTI di Ambon 2016 lalu.

Keluarga atlet panjat tebing NTB, M Ahadi mengatakan, pihaknya menyayangkan sikap pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) NTB yang ngotot memberikan izin atlet ikut ke ajang itu. Padahal jajaran pengurus disebutnya sudah mengetahui tidak akan diberikan bertanding.

“Kondisi sekarang atlet NTB tidak bisa bertanding dan saya yakin pihak FPTI NTB tahu dengan hal tersebut namun kenapa diberangkatkan,’’ katanya kepada Radar Lombok, Rabu kemarin (23/8).

Atlet yang berangkat ini tidak ditemani oleh perwakilan dari pengurus FPTI NTB. Alasannya, para pengurus ingion mengalah kepada atlet lantaran keterbatasan dana.

‘’Ada 5 atlet yang sudah berangkat dananya hanya Rp 6 juta,’’ ucapnya.

Ia juga menyangkan sikap pengurus FPTI NTB yang tidak menyertakan atlet senior. Terlebih yang diberangkatkan merupakan atlet junior yang masih berusia 11 tahun.

‘’Jadi saya pribadi yang menemani Pengcab dari Lombok Timur atas nama kelurga atlet,’’ ujarnya.

Jika tidak bisa mengikuti pertandingan, jelasnya, kenapa FPTI NTB berani menurunkan atletnya. Padahal pengurus FPTI NTB sudah mengetahui kondisi tersebut dan dana yang dimiliki kurang.

Adapun atlet yang diberangkatkan yakni, Afifah, Baiq Jahvania Awali, M. Aldy Satria, Imam Fathurrahman dan Topan Purnawan.

Terpisah, Ketua FPTI NTB, Chaerul Machsul mengatakan, atlet yang sudah diberangkatkan tersebut bukannya tidak bisa bertanding. Mereka diberikan bertanding tapi tidak dihitung poinnya dalam peringkat atlet jika menang.

Pihaknya mengakui bahwa saat Rakernas di Ambon  2016  tidak hadir namun FPTI NTB diberikan sanksi secara lisan. ‘’Masak baru sekali tidak  mengikuti Rakernas kemudian kita di NTB diberikan sanksi itup un hanya lisan, makanya itu yang kita perotes,’’ ucapnya. (cr-adi)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid