Atlet Lotim Tidak Pernah Dihargai

MATARAM—Pemerintah Lombok Timur (Lotim) selama ini lalai memberikan apresiasi terhadap atlet-atletnya. Tak sekalipun terdengar ada penghargaan terhadap para atlet di daerah itu.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga (PO) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Lotim, Hasanudin mengatakan,  sampai hari ini tidak ada apresiasi kepada atlet berprestasi yang telah mengharumkan nama Lotim di berbagai event. Padahal tidak sedikit atlet Lotim yang berhasil mengharumkan nama daerah hingga event berkelas nasional dan internasional.

“Seharusnya ada upaya penghargaan terhadap para atlet berprestasi,” ungkapnya, belum lama ini kepada Radar Lombok.

Lantaran sikap tak peduli pemerintah, ungkapnya, ia kerap merasa malu terhadap para atlet. Ini karena tak jarang atlet yang telah meraih juara tidak ada imbalan apresiasi yang diberikan pemerintah daerah setempat.

Hasanudin lalu menunjuk Kota Mataram sebagai perbandingan. Di daerah ibukota provinsi NTB ini, nyaris semua atlet yang berprestasi diberbagai bidang diberikan apresiasi. Apa yang dilakukan Pemkot Mataram disebutnya layak dicontoh.

Dengan apresiasi berupa penghargaan, jelasnya, atlet akan merasa dihargai. Di lain sisi, atlet juga termotivasi meningkatkan prestasinya.

Ia mengaku, lontaran ini sebenarnya tak pantas dibeberkan pihaknya. Namun dari berbagai ajang kejuaraan yang mempertemukan berbagai daerah, kerap kali sesame kontingen saling bertukar cerita terkait dukungan pemerintah daerah terhadap anggaran olahraga. “Ada yang bercerita mereka dianggarkan Rp 1,5 miliar, ada yang sampai Rp 2 miliar. Sementara kita hanya dijatah Rp 8 00 juta per tahun,” bebernya.

Jumalah anggaran sebanyak itu, bebernya, rupanya terbuncit dari jumlah anggaran di seluruh kabupaten kota yang ada di NTB. Karena itu, pemerintah hendaknya lebih memperhatikan kemajuan olahraga dengan member apresiasi yang pantas bagi atlet. (cr-adi)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid