Atap Rumah Mustaqim Hancur Disambar Petir

HANCUR: Atap rumah milik Mustaqim, warga Desa Aikmual Kecamatan Praya yang hancur akibat sambaran petir, Kamis (29/10/2020). (ist for radarlombok.co.id)

PRAYA—Nasib naas dialami oleh Mustaqim, 25 tahun, warga Dusun Aikmual Barat Baru, Desa Aikmual, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah ini. Atap rumah pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini, hancur akibat tersambar petir yang terjadi pada Kamis (29/10/2020).

Musibah yang menimpa korban ini, terjadi sekitar pukul 14.30 Wita. Saat itu, korban bersama keluarganya sedang beristirahat. Karena memang, saat itu wilayah Desa Aikmual sedang diguyur hujan lebat. Namun betapa kagetnya mereka, karena mendengar suara petir yang lumayan besar dan disusul dengan suara benda yang berjatuhan dirumahnya. Ternyata, setelah dilihat yang jatuh itu adalah atap rumah miliknya.

Plh Kapolsek Praya, IPTU Majmuk, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya rumah warga yang rusak akibat dari sambaran petir itu. Hanya saja, pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, korban hanya mengalami kerugian material akibat atap rumah miliknya hancur berantakan.

“Kejadiannya sekitar pukul 14.30 Wita. Pada saat hujan turun, pemilik rumah yakni Mustaqim bersama istri dan satu orang anaknya sedang beristirahat di kamar tidur, dan dikagetkan dengan suara petir yang menggelegar, disusul dengan suara benda jatuh berserakan,” ungkap Plh Kapolsek Praya, IPTU Majmuk, Kamis kemarin (29/10/2020).

Ia menegaskan, setelah mendengar suara benda terjatuh dan karena saking kerasnya suara petir tersebut. Sehingga, Mustaqim dan keluarga kaget dan langsung mengecek ke ruang tamu. Saat itu, ia mendapatkan atap rumah miliknya yang berbahan asbes tersebut hancur berantakan. “Melihat hal tersebut, kemudian korban langsung bersama anak istri menyelematkan diri keluar rumah,” terangnya.

Ia menegaskan atas kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa dan korban mengalami kerugian material yakni berupa rumah pada bagian atap atas ruang tamu yang hancur terkena sambaran petir. “Memang tidak ada korban jiwa, tapi diperkirakan kerugian korban sekitar Rp 5.000.000, akibat dari sambaran petir tersebut,” tegasnya.(met)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaSelain Pelatihan, ITDC Gelontorkan Rp 4,73 Miliar untuk UMKM
Berita berikutnya13 Taruna Akpol Gelar Baksos Program PPJJ di NTB