Aspidum dan Asdatun Kejati NTB Dimutasi

Kepala Kejati NTB, Tomo Sitepu memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang dimutasi. (Dery Harjan/Radar Lombok)

MATARAM – Mutasi jabatan di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB kembali bergulir. Mutasi jabatan ini ditandai dengan acara pelantikan dan serah diterima jabatan di aula Kejati NTB pada Selasa (23/3).

Acara ini dipimpin langsung Kepala Kejati NTB, Tomo dengan dihadiri Wakajati, Purwanto Joko Irianto, para asisten dan Kepala Kejari jajaran. Ada beberapa jabatan yang dimutasi diantaranya Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum), Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa Barat.
Jabatan Aspidum sebelumnya diduduki oleh Martiul kini digantikan oleh Ikeu Bachtiar.
Ikeu sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Belawan Sumatera Utara.
Sementara untuk Martiul kini memasuki purna tugas dan dimutasi sebagai jaksa fungsional pada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Selanjutnya jabatan Asdatun yang dulunya diduduki oleh Tende kini digantikan oleh Hilman Kasasi.
Hilman sebelumnya menduduki jabatan sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus pada Kejati Riau.
Untuk pejabat sebelumnya yaitu Tende kini memasuki masa purna jabatan dan mutasi sebagai jaksa fungsional pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara. cSelanjutnya untuk jabatan Kepala Kejari Sumbawa Barat yang sebelumnya diduduki oleh Nusirwan kini diganti oleh Suseno.
Suseno sebelumnya menjabat sebagai koordinator pada Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung. Sedangkan pejabat lama Nusirwan mendapat promosi jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kota Belawan Sumatera Utara.

BACA JUGA :  Fokus Selesaikan Tunggakan Kasus

Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Tomo Sitepu menyampaikan bahwa mutasi ini adalah bagian dari proses manajemen yang erat kaitannya dengan upaya pembinaan dan pengembangan karier pegawai. Oleh karenanya maka urgensi dari kegiatan ini menjadi sangat penting sehingga tidak bisa dinilai begitu saja secara parsial sebagai hal yang bersifat formalistik atau seremonial belaka. Dia menekankan mutasi ini
lebih mengarah pada kepentingan peningkatan kinerja untuk pelayanan publik.”Untuk itu diperlukan perpindahan jabatan secara berjenjang bagi kader-kader pimpinan agar mereka mempunyai pengalaman cukup dalam berbagai penugasan yang dapat dipakai sebagai bekal dalam menduduki jabatan pimpinan dimasa mendatang,”ujarnya.

BACA JUGA :  Kejati Kantongi Calon Tersangka Benih Jagung

“Saya mengharapkan adanya ketauladanan dari semua para pejabat struktural dan fungsional, untuk memberikan contoh yang baik kepada jajaran yang ada di bawahnya. Hindari segala perilaku yang dapat menjadi penyalahgunaan wewenang dan saya minta jangan sampai terjadi mempermainkan penyelesaian perkara, karena disamping dapat merusak citra kejaksaan juga dapat menciderai rasa keadilan masyarakat,”lanjutnya.

Tomo juga mengingatkan pejabat baru yang dilantik agar para dapat berperan aktif, tidak menonjolkan kekuasaan atau wewenangnya dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diamanatkan. Mereka diminta selalu berpegang teguh pada sumpah jabatan dan bersama- sama membangun persepsi yang baru terhadap kejaksaan dimana pun berada. Sebab kejaksaan kata Tomo, adalah penegak hukum yang mumpuni dan disegani. “Selamat bertugas semoga Tuhan yang Maha Esa senantiasa memberikan pertolongan pada kita semua,”ujarnya. (der)