ASN Rawan Kena Kanker Serviks

ASN Rawan Kena Kanker Serviks
SOSIALISASI : Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati membuka acara sosilisasi pencegahan kaker serviks kemarin. (Ist-for Radar Lombok)

MATARAM-Kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya kalangan ibu-ibu diingatkan untuk tetap menjaga kesehatan. Salah satu penyakit yang mengancam mereka adalah kanker serviks.

Hal ini mengemuka saat berlangsung kegiatan sosialisasi kesehatan kepad para ASN dalam rangka menyemarakkan HUT Kota Mataram ke-24 yang diselenggarakan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Mataram dengan tema “Hidup Sehat dan Bahagia Bebas Kanker Leher Rahim” di aula Kantor Wali Kota Mataram kemarin.

Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati. Hadir pada acara ini Ketua Persatuan Dokter Kulit dan Kelamin (Perdoski) Cabang Kota Mataram, dr. Hartati,MSc.SPKK.

Nelly menyampaikan, saat ini Indonesia sedang mengalami darurat kanker serviks.  Dalam sehari saja 21 wanita meninggal dunia karena kanker serviks. Sehingga dirinya berharap dengan adanya seminar ini kalangan ASN Kota Mataram terutama yang perempuan bisa terhindar dari penyakit yang menyerang organ kewanitaan ini.

Nelly menambahkan bahwa penting sekali semua masyarakat mengetahui betapa bahayanya kanker serviks bagi perempuan. Dengan adanya seminar tentang kanker serviks semacam ini, maka akan lebih banyak lagi yang memahami betapa bahayanya kanker serviks bagi perempuan. “Lebih baik mencegah daripada mengobati. Kita harus tetap waspada serangan kanker tersebut,’’ucapnya.

Ia meminta kalangan ASN untuk tetap menjaga kesehatan serta memperbanyak kegiatan olahraga setiap waktu luang.

Sementara itu Dr. Dedianto Hidayat,SPKK yang merupakan salah satu dokter kulit dan kelamin menjelaskan, sampai saat ini gejala kanker serviks belum bisa dipastikan tanpa melalui tes tertentu. ”Memang sampai saat ini gejala kanker serviks belum bisa diketahui, akan tetapi kita bisa cepat mendeteksi melalui Pap smear dan IVA Test”, jelasnya

Ia menjelaskan, kanker serviks diakibatkan adanya Human Paviloma Virus (HPV), dimana virus HPV hanya bisa dicegah dengan Vaksinasi dan Skrining Rutin. “Idealnya Vaksinasi dilakukan pada umur 9-13 Tahun karena mereka belum melakukan aktivitas seksual, akan tetapi bagi yang sudah menikah dan belum melakukan vaksin bisa dilakukan sampai umur 45 Tahun” singkatnya. (dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid