Asisten II Setda NTB Positif Covid-19

H Ridwan Syah (Faisal Haris/radarlombok.co.id)

MATARAM – Asisten II Setda Provinsi NTB, H Ridwan Syah diumumkan terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumat (8/1).

Sesuai data Gugus Tugas Provinsi NTB,  Ridwan Syah tercatat sebagai pasien positif dengan nomor   6057 atas nama RS, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Desa Bajur, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Provinsi NTB. “Tapi beliau (Ridwan Syah) sehat-sehat saja kok sekarang. Buktinya beliau banyak kirim-kirim video. Beliau isolasi mandiri di rumahnya, tidak di rumah sakit,” kata Asisten I Setda NTB, Dra Hj Baiq Eva Nurcahyaningsih, M. Si.

Oleh sebab itu lanjutnya, guna memastikan tidak terjadinya penularan terhadap pejabat Pemprov yang pernah kontak langsung dengan Ridwan Syah maka dilakukan swab.  Mengingat sejak tanggal 4 Januari lalu, pihaknya inten melaksanakan rapat yang dihadiri langsung oleh Asisten II. “Ya kita juga sudah lakukan swab kepada semua yang pernah kontak sama Pak Ridwan ya. Karena seminggu kamarin sejak tanggal 4 itu kan inten kita rapat, ada rapat disana. Makanya itu yang kita inventarisir ya. Kami kemarin hari Sabtu itu ada 20 orang yang diswab. Nah yang hari ini dilanjutkan tapi saya belum lihat berapa orang yang diswab,”ungkapnya.

Ia juga membeberkan pemeriksaan swab yang dilakukan kepada gubenur dan wakil gubernur, sekda maupun jajaran pejabat Pemprov lainnya. “Jadi kami sudah semua diswab baik pak gubenur, wagub, sekda dan beberapa kepada OPD yang pernah ikut rapat juga ikut diswab. Tapi alhamdulillah 20 orang yang sudah diswab hasilnya negatif,”bebernya.

Soal berapa jumlah orang yang akan diswab, kata Eva, belum mengetahui data pastinya. Apalagi soal nama-nama pejabat yang akan diswab, karena masih berjalan pemeriksaan dan penelurusan. “Nah kalau soal data, saya tidak bisa sampaikan soal siapa saja akan diswab. Tapi kalau yang seputaran pejabat di sini (kantor gubenur) yang ikut rapat kemarin itu yang bisa saya inventarisir yang jumlahnya 20 orang. Karena ada lagi yang di beberapa tempat,”terangnya. (sal)