Asisten 1 Jadi Plt Kepala Disosnakertrans

MATARAM– Jabatan kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kota Mataram saat ini lowong setelah H. Ahsanul Khalik ditarik ke provinsi menjadi Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil NTB. Ia dilantik oleh Wakil Gubernur NTB H. Muhammad Amin kemarin bersama pejabat lainnya.

Wali Kota Mataram menunjuk  Asisten I HL. Indra Bangsawan sebagai Plt Kepala Disosnakertrans sambil menunggu adanya proses pengisian jabatan eselon II.”Saya sudah angkat Asisten 1 jadi Plt,” ungkap Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh kemarin(11/10).

Penunjukan Plt dilakukan agar program dinas tetap berjalan normal hingga adanya pejabat definitif tiga bulan mendatang. Tidak hanya Asisten 1, Asisten 2 Wartan juga merangkap sebagai Plt Kepala Diskoperindag Kota Mataram.

Dikatakan Ahyar, sambil menunggu tiga bulan, pihaknya sudah melakuka beberapa persiapan untuk menentukan posisi-posisi yang nantinya akan diisi oleh para pejabat. Mulai hari ini dilakukan assessment pejabat mulai eselon II hingga IV.

Dalam pelaksanaan assessment, pihaknya berupaya menempatkan pejabat sesuai dengan kompetensinya. Penilaian akan dilakukan secara bertahap bagi seluruh pejabat dengan pola pengembangan karir berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh tim secara terbuka. Untuk tahap awal ini diikuti oleh 235 pejabat, dengan perincian pejabat eselon II 32 orang, eselon III 142 orang, dan eselon IV yang kali ini khusus diikuti oleh para lurah dan kepala Puskesmas 61 orang. Kualifikasi kompetensi kinerja akan dilakukan secara adil dan wajar tanpa membedakan suku, agama, ras, kondisi fisik, status, dan sebagainya. “Untuk eselon II ditambah dengan evaluasi kinerja,” ungkapnya.

Assessment penting dalam rangka memperkuat sistem kinerja birokrasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pemerintah harus terus mencari solusi, pola, atau metode untuk meningkatkan performa pejabatnya. Mengisi posisi-posisi penting di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai kualifikasinya dengan memenuhi variabel-variabel seperti obyektivitas, integritas, kualitas, rekam jejak, dan berbagai variabel lain yang digunakan oleh tim asesor. “Tantangan semakin berat, ekspektasi masyarakat makin tinggi. Sangat penting menempatkan pejabat yang memang memenuhi kualifikasi,” ujarnya.

Sebelum dilantik, Ahsanul Khalik menyempatkan pamit ke Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana. Mohan sendiri bersyukur karena ada pejabat Pemkot yang ditarik ke provinsi setelah melalui  beberapa proses yang  harus dilaksanakan.” Saya pribadi bersyukur ada pejabat yang bisa ditarik ke provinsi,” terangnya.(ami)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid