Asesmen Hari Kedua Berjalan Lancar

SELONG—Seleksi kompetensi manajerial dengan menggunakan metode asesmen  lelang jebatan eselon II (dua) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) memasuki hari kedua. Pelaksanaan asesmen di hari kedua berlangsung lancar seperti hari sebelumnya.

Jika sebelumnya peserta diuji tingkat kemampuan IQ nya. Maka hairi kedua, ke 43 peserta diuji tingkat kemampuannya sebagai pemimpin. Hal utama yang diuji, menyangkut sikap dan cara mengambil keputusan ketika nanti dihadapkan dengan tugas pelik dan persoalan di jabatan yang dipimpinnya. “Alhamdulillah semua tahapan asesmen yang kita ikuti berjalan lancar,” kata Ahmad Masfu, usia mengikuti asesmen, Jumat kemarin (16/9).

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lotim, H. Najamuddin mengatakan, pelaksanaan asesmen berlangsung selama tiga hari. Dan ini sudah masuk hari kedua. Selama tiga hari pelaksaan, para peserta akan dijuji berbagai hal, mulai dari IQ, emosional dan kemampaun mereka dalam memimpin. “Ini akan menjadi tolok ukur sejauh mana kemampuan mereka dalam mengemban suatu jabatan,” katanya.

Pelaksanaan asesmen ini akan berakhir Sabtu (hari ini, red). Setelah itu akan dilanjutkan ke tahap seleksi bidang yang akan dilakukan panitia seleksi (Pansel), yanggg direncanakan juga akan berangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 21 sampai 23 September mendatang.  “Seleksi bidang oleh Pansel juga dilakukan tiga hari ,” terangnya.

Selama tiga hari sambungnya, Pansel akan menilai berbagai hal dari para peserta. Diantaranya penilaian makalah, presentasi dan terakhir tes wawancara. Jika semua tahapan itu telah dilakukan, dilanjutkan dengan pelaksanaan penentuan akhir, atau pleno untuk menentukan tiga besar yang dinyatakan layak berdasarkan hasil penilaian asessor dan Pansel.

Hasil tersebut selanjutnya akan diserahkan ke Bupati Lotim, selaku pembina kepegawaian di lingkup Pemkab setempat. “Pleno penentuan akhir dilakukan setelah nilai dari assessor dan pansel terkumpul,” ulasnya.

Diketahui, lelang jabatan eselon II dilakukan terhadap delapan SKPD. Namun terjadi satu penambahan, sehingga jumlahnya menjadi sembilan. Kesembilan SKPD itu diantaranya Staf Ahli Bidang Pembangunan, Kadis Pekerjaan Umum (PU), Kadissosanakertrans, Kadis ESDM Perindag, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Peternakan dan Pertanian, Kepala BPMPD, Kepala Badan pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB), dan Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian , Perikanan dan Kehutanan (BP4K). (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut