ASDP akan Gelar Peringatan HUT Ke-44

Rudi Mashudi (JALAL/RADAR LOMBOK)

SELONG—PT ASDP Persero akan memperingati HUT ke-44, yang puncaknya akan dilaksanakan pada 27 Maret 2017 mendatang secara serentak di Indonesia. Khusus PT ASDP Persero Kayangan, rangkaian kegiatan peringatan HUT telah mulai dilaksanakan sejak 13 Maret 2017 lalu. Demikian dikatakan Pimpinan PT ASDP Persero Kayangan melalui Manager Oprasional, Rudi Wahyudi, Rabu kemarin (22/3).

Mengangkat tema amazing journey (perjalanan yang sangat menyenangkan), melalui momentum HUT ke-44 pada 27 Maret mendatang, diharapkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat akan lebih baik, serta lebih berinovatif. “Melalui HUT ke-44 ini tentunya kami berharap layanan yang kami berikan akan lebih baik kedepan, sesuai dengan tema yang diangkat,” kata Rudi.

Dalam rangkaian ulang tahun ini berbagai kegiatan dilaksanakan mulai dari berbagai lomba olahraga, hingga lomba karaoke bagi para pegawai semua lembaga terkait di Kayangan.

[postingan number=3 tag=”lotim”]

Seperti tahun-tahun sebelumnya juga digelar bhakti sosial berupa pemberian santunan bagi fakir miskin dan anak yatim, juga penanaman sebanyak 500 pohon pelindung di areal sedimentasi pelabuhan Kayangan, serta lomba jalan sehat bagi masyarakat umum pada hari Minggu mendatang. “Silahkan masyarakat ikut berpartisipasi pada acara jalan sehat nanti, kami menyiapkan banyak doorprise,” janjinya.

Terkait peningkatan layanan guna mencapai tujuan seperti pada tema yang diangkat pada HUT ke-44 tahun ini, dikatakan pihaknya telah menambah jumlah kapal yang operasi dari 20 menjadi 22 kapal. Demikian pula volume penyeberangan kini telah mencapai 84 trip. Sehingga para penumpang tidak perlu antri untuk menyeberang ke Pototano atau sebaliknya, meskipun pada hari libur panjang atau hari raya sekalipun.

Tidak saja menambah armada kapal, bahkan tahun depan telah direncanakan untuk menambah satu dermaga lagi. “Tujuan penambahan dermaga ini adalah untuk mengantisipasi penambahan armada kapal, dan bila sewaktu-waktu terjadi kerusakan pada dua dermaga yang ada,” ungkapnya.

Meski ini masih bersifat rencana, akan tetapi hal ini dipandang perlu guna peningkatan pelayanan, sehingga para pengguna jasa penyeberangan Kayangan akan merasa aman dan nyaman.

Terkait capaian target penumpang, dikatakan mengalami penurunan akibat penambahan dua kapal tersebut. “Rata-rata capaian low faktor 35 sampai 40 persen pada triwulan pertama tahun ini,” katanya seraya meyampaikan, capaian pada triwulan pertama tahun lalu bisa mencapai 50 persen lebih, ini tentu menjadi dilema bagi para pengelola jasa penyeberangan.

Pada kondisi ini rata-rata jumlah penumpang orang hanya satu orang per kapal, sementara bila digabung penumpang orang dengan penumpang pengendara motor dan mobil berjumlah sekitar 150 sampai 200 per trip per kapal. Sementara jumlah kendaraan rata-rata 400 unit, mobil kecil 250 unit, truk sedang dan besar berisar 150 sampai 200 serta bus sekitar 50 per terip per kapal.

“Menurunnya jumlah penupang dibanding tahun lalu akibat banjir di Bima dan Sumbawa yang menyebabkan perekonomian masyarakat di sana lumpuh,” ungkapnya. Lumpuhnya perekonomian masyarakat Bima dan Sumbawa lantaran musibah banjir bandang dikatakan memberikan andil bagi penurunan jumlah penumpang pada triulan pertama tahun 2017 ini. Berharap pada triulan berikutnya akan terjadi lonjakan penumpang. (lal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid