Asak dan Peresak Sepakat Berdamai

Asak dan Peresak Sepakat Berdamai
DAMAI : Tokoh warga dari Lingkungan Asak Kelurahan Pagutan Barat dan Peresak Kelurahan Pagutan sepakat berdamai. (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM – Warga Lingkungan Asak Kelurahan Pagutan Barat dan warga Peresak Kelurahan Pagutan sepakat berdamai setelah sebelumnya terlibat ketegangan. Tokoh dari kedua kampung ini menyatakan ikrar perdamaian di hadapan Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana setelah melalui proses mediasi.

Dalam poin empat, kesepakatan perdamaian tertuang sanksi tegas bagi warga yang melanggar perdamaian. Sanksi bagi warga yang membuat kericuhan kembali dikenakan sanksi 40 hari membersihkan rumah ibadah, seperti masjid, pura dan musala. Kalau tidak taat dikenakan sanksi berupa dena Rp 5 juta yang disumbangkan ke rumah ibadah.

Sejak kejadian bulan Juli lalu, Pemkot telah berupaya melakukan  mediasi. Para tokoh masyarakat, tokoh agama, telah menyepakati perdamaian permanen dibuktikan dengan pernyataan tertulis yang tertuang dalam kesepakatan damai kemarin.

Mohan mengatakan, perdamaian kedua lingkungan tersebut telah dirumuskan di dalam kesepakatan tertulis. Para tokoh masyarakat kedua belah pihak sepakat berdamai. “ Ini bukan hanya harapan semata, tapi harapan masyarakat Kota Mataram. Kesepakatan ini benar-benar dipatuhi bersama. Jangan ada yang melanggar,” ungkapnya.

1
2
Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid