Aruna Senggigi Hotel Pertama di NTB Terapkan Aplikasi PeduliLindungi

Sambut Gelaran WSBK di Sirkuit Mandalika

Aruna Senggigi Lombok
UJCOBA : General Manager Aruna Senggigi saat ujicoba aplikasi PeduliLindungi yang akan diterapkan kepada tamu yang berkunjung.

GIRI MENANG – Perhelatan World Superbike (WSBK) yang akan diselenggarakan pada 19 – 21 November 2021 diprediksi membutuhkan lebih dari 2000 kamar hotel, baik untuk pembalap, penyelenggara hingga penonton. Tidak hanya di kawassan Mandalika, gelaran ini juga diprediksi akan berimbas ke area Senggigi. Di mana Senggigi adalah salah satu destinasi penyangga pariwisata di Pulau Lombok.

General Manager Aruna Senggigi Resort & Convention Weni Kristanti menyatakan kesiapan Aruna Senggigi untuk menerima tamu pada periode tersebut. Aruna sangat siap menyambut kedatangan tamu pada periode WSBK.

“Selain sarana dan prasarana yang memadai serta telah bersertifikat CHSE, seluruh karyawan Aruna Senggigi juga telah divaksin,” kata Weni Kristanti, Jumat (1/10).

Selain itu, lanjut Weni, Aruna adalah hotel pertama di kawasan wisata Senggigi yang telah menerapkan aplikasi Peduli Lindungi. Di mana dengan aplikasi ini, dapat lebih selektif lagi dalam proses screening tamu yang akan memasuki area Hotel. Uji coba penggunaan Aplikasi PeduliLindungi Aruna Senggigi untuk publik dilakukan pada acara Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka Road to Festival Senggigi 2021 yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Lombok Barat pada hari Sabtu, 2 Oktober 2021 di Sea View Restaurant.

Pagelaran akan dihadiri kurang lebih 200 orang, sehingga ini adalah momen yang sangat tepat untuk melihat animo tamu serta hambatan-hambatan teknis di lapangan yang mungkin terjadi dalam penerapan aplikasi untuk tamu grup yang berjumlah besar Weni. Dengan menerapkan aplikasi PeduliLindungi, Weni berharap tamu dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam melaksanakan aktivitas atau kegiatan mereka di hotel.

“Dengan terciptanya lingkungan yang aman, kepercayaan tamu pada Aruna akan meningkat dan pada akhirnya dapat mendongkrak tingkat hunian,” imbuh Weni. (luk)