Artis Nugie Turut Ramaikan Clean Up Senggigi

GIRI MENANG—Artis Jakarta, sekaligus aktifis lingkungan, Agustinus Gusti Nugroho, atau yang populer disapa Nugie, turut menghadiri kegiatan clean up atau aksi bersih pantai Senggigi dan sekitarnya yang diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB, dan Pemda Lombok Barat, dengan melibatkan TNI AD, TNI AL, TNI AU, Kepolisian, Satpol PP Lobar, Mahasiswa Poltekpar Lombok, termasuk para staf dan pegawai Kecamatan Batu Layar, serta anggota kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat.

“Tak hanya itu, masing-masing pelaku usaha wisata sepanjang kawasan pantai Senggigi, baik itu perhotelan maupun restauran juga terlibat melakukan aksi bersih di pantai depan lokasi usahanya,” kata Kepala Disbudpar NTB, HL Moh. Faozal, yang dijumpai Radar Lombok di sela aksi bersih di pantai Senggigi, Jumat (16/9).

Menurut Faozal, kegiatan clean up pantai Senggigi ini sekaligus sebagai persiapan Pemda NTB dan Pemda Lobar untuk menyambut pembukaan agenda kepariwisataan, Festival Pesona Senggigi 2016, yang akan dibuka Jumat malam (kemarin, red) sekitar pukul 20.00 Wita di pinggiran pantai Senggigi, atau tepatnya di depan Hotel Santosa.

Usai clean up, Kepala Disbudpar NTB juga sempat menggelar diskusi santai dengan pemimpin masing-masing peserta clean up, bagaimana agar kegiatan yang sangat positif untuk pengembangan sektor kepariwisataan NTB, khususnya Lombok ini bisa berkelanjutan. “Harapan kami, aksi yang melibatkan seluruh stake holder dan lintas instansi yang ada di NTB ini bisa terus dilaksanakan secara kontinyu,” harap Faozal.

Adanya aksi bersih secara berkesinambungan lanjut Faozal, pelan namun pasti, masyarakat di sekitar pantai Senggigi akan ikut teredukasi untuk selalu mewujudkan lingkungan yang bersih, sehingga   para wisatawan berkunjung juga merasa nyaman.

Sementara Nugie, pada kesempatan diskusi tersebut menyampaikan kalau dia dapat menangkap energi positif dari apa yang hendak dilakukan para pemangku kepariwisataan NTB, termasuk stake holder. “Kami mendengar NTB ini sedang menggalakkan pembangunan pariwisatanya. Karena itu, usaha-usaha yang dilakukan untuk meningkatkan citra kepariwisataan NTB, termasuk clean up atau aksi bersih kawasan obyek wisata ini tentu menjadi langkah yang sangat positif,” ujarnya.

Persoalan sampah lanjut adik artis penyanyi terkenal Katon Bagaskara ini, dimana-mana memang menjadi momok yang menakutkan, khususnya di daerah obyek wisata. Namun untuk menyelesaikan permasalahan sampah ini tidak bisa kalau tanpa melibatkan akar rumput, atau masyarakat di sekitar lokasi. “Pemerintah sebagai regulator, harus terus melakukan penyadaran kepada masyarakat, betapa pentingnya arti pelestarian lingkungan, termasuk menghilangkan kebiasaan membuang sampah sembarangan,” saran Nugie.

Duta Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup RI ini juga menyarankan agar masyarakat menjalin kerjasama dengan Bank Sampah. Sehingga sampah-sampah yang dipungut masyarakat nantinya bisa dihargai dengan materi berupa uang, yang walaupun tidak seberapa, namun bisa membantu-bantu kebutuhan hidup. “Artinya, masyarakat mendapatkan insentif dari kegiatannya memungut sampah,” papar Nugie seraya berharap pemerintah daerah tak bosan dan terus sosialiasi ke masyarakat tentang arti penting hidup bersih. (gt)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut