APII Gencar Sosialisasikan Pariwisata Halal

WISATA HALAL: Ketua Umum APII, TGH Fauzan Zakaria Amin, Lc. M,Si, saat memberikan paparan tentang wisata halal dihadapan para tokoh masyarakat Sembalun, Lombok Timur (JALALUDIN/RADAR LOMBOK)

SELONG—Asosiasi Pariwisata Islam Indonesia (APII) menggelar sosialisasi wisata halal di Sembalun, Lombok Timur (Lotim). Kegiatan berlangsung di Aula Pondok Pesantren Pertanian Kecamatan Sembalun, Minggu lalu (2/4) lalu, dengan tema sosialisasi dan pembinaan kelompok masyarakat tentang pariwisata halal bersama masyarakat Sembalum Lombok Timur, yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum APII, TGH Fauzan Zakaria Amin, Lc. M.Si.

Kegiatan tersebut sekaligus dibentuk lembaga atau kelompok masyarakat pariwisata halal Kecamatan Sembalun yang siap menerapkan dan mempromosikan wisata Sembalun, dengan branding wisata halal. Keberadaan kelompok masyarakat pariwisata halal ini, diharapkan mampu melakukan pembinaan pada masyarakat setempat, sehingga program ini akan berjalan dengan baik.

[postingan number=3 tag=”parawisata”]

Sekaligus diharapkan kedepan akan ada kelompok-kelompok seperti ini di setiap desa atau daerah di NTB. Sehingga akan memudahkan untuk bersinergi lebih baik lagi, seperti yang tertuang dalam visi dan misi APII. Sebelumnya, acara yang sama juga digelar di Desa Mas-Mas, Lombok Tengah, yang juga mendapatkan sambutan yang sama seperti di Sembalun ini.

Semakin menggeliatnya pariwisata halal di NTB, mengakibatkan semakin banyak wisatawan yang berkunjung. Tahun 2017 ini Pemerintah Provinsi NTB menargetkan 3,5 juta pengunjung, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Sehingga diharapkan akan berdampak pada peningkatan ekonomi kreatif, semakin luasnya peluang kerja, semakin meningkatnya kesejahteraan masyarakat, dan efektif mengurangi kemiskinan di daerah ini.

Melihat perkembangan itu, APII terus berbenah dan semakin gencar mensosialisasikan pariwisata halal kepada seluruh lapisan masyarakat di NTB. APII telah memilih dan menetapkan beberapa desa dan lokasi objek wisata di setiap kabupaten/kota untuk dijadikan sebagai pilot project untuk dibina dan kembangkan untuk menjadi destinasi wisata halal.

“NTB telah berhasil memperoleh penghargaan tingkat dunia sebagai The Best Halal Tourism Destination  dan The Best Honeymoon Destination. Dua penghargaan itu adalah sesuatu yang luar biasa, dan harus dijaga kelestariannya, serta harus mampu dipertanggung jawabkan secara moril,” ujar Ketua Umum APII, TGH Fauzan Zakaria, Lc. M,Si.

Itulah sebabnya, mengapa pihaknya sangat serius untuk mengembangkan pariwisata halal NTB, agar mampu mempertahankan kedua anugerah tersebut. Bahwa ini dikatakan bukan hanya kata-kata kosong, tapi sudah terbukti dan nyata dirasakan oleh masyarakat NTB.

Fauzan menambahkan, kerjasama dan koordinasi antar pemerintah dan masyarakat, serta seluruh stekholder terkait harus semakin digencarkan dan semakin intensif dan produktif. Sehingga pertumbuhan daerah (NTB) akan semakin tumbuh pesat, mulai dari meningkatnya perekonomian masyarakat hingga kesejahteraan masyarakat akan semakin baik, hingga kelak diharapkan dapat menjadi kiblat wisata halal dunia.

Provinsi NTB dibawah kepemimpinan Dr TGB HM Zainul Majdi, MA dianggap sebagai contoh bagaimana mengemas dan mengembangkan potensi daerah dengan branding wisata halal dengan baik.

“Kedepan kita berharap NTB bisa menjadi pusat pendidikan dan pengembangan pariwisata halal terbaik bagi provinsi dan daerah lain, yang ingin mengembangkan pariwisata halal di tempat masing-masing,” imbuh Pengasuh Ponpes Al-Madani Lengkok, Lombok Timur ini. (lal/adv)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid