Anyar Gerung Berbagi Poin dengan Maluk United

DUEL: Salah seorang pemain Maluk United FC, Agus Kurniawan (baju merah) duel dengan pemain PS Anyar Gerung Riadi Kusnandar (5) (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG—Tim Persatuan Sepakbola (PS) Anyar, Gerung Lombok Barat hanya mampu berbagai poin dengan tim tamu Maluk United, Sumbawa. Anyar Gerung ditahan imbang dengan skor 2-2 dalam lanjutan turnamen Garuda Muda Cup 2017 di Lapangan Umum Narmada, Selasa (7/3).

Anak-anak asuh Taufik, Anyar Gerung ini memang mengakui keunggulan tim tamu di babak pertama. Bagimana tidak, serangan-serangan yang dilancarkan Gerung mudah saja dipatahkan oleh penjaga gawang tim tamu yang dijaga Dion Jayadi (22).

Sejak menit pertama pertandingan dimulai, kedua tim memang menerapkan permainan terbuka. Terbukti serangan-serangan yang dilancarkan kedua tim membuat supporter terpukau.

PS Anyar yang dikapteni Khairul Saoni (4) terus melakukan tekanan dan serangan bertubi-tubi. Namun lini pertahanan dari tim tamu, Maluk United, yang dikapteni langsung Toni Harian (15) cukup tangguh untuk ditaklukan.

Jual beli serangan kian diperagakan kedua tim. Sampai memasuki menit ke 10 belum ada satupun bisa menjebol gawang lawan.

[postingan number=3 tag=”olahraga”]

Tidak mau ditekan, Maluk United Sumbawa mengatur strategi dengan memainkan umpan terobosan melalui sayap. Strategi ini cukup jitu dan sukses membobol gawang tuan rumah oleh Dedi Hamdiansyah (17) di menit ke 19. Gawang PS Anyar yang dijaga Wira Permadi (88)  tidak mampu menghalau bola yang dilesakan oleh sang tamu.

PS Anyar yang tidak mau dipecundangi di depan supporternya lantas melakaukan pergantian pemain. Nanda Pratma (18) yang dianggap kurang memiliki greget diganti Hendri Kapten (22). Pergantian ini rupanya cukup ampuh dan sukses semakin menekan lawan.

Memasuki babak kedua manager PS Anyar Taufik langsung merubah formasi permainan dari 3-5-2 menjadi 4-3-3. Formasi ini relatif bisa mengendalikan agresivitas pemain tamu. Namun demikian, di menit ke 48, tim tamu sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Tertinggal 2 angka membuat PS Anyar bukannya putus asa. Sebaliknya, tim asal Gerung ini kian menunjukan semangatnya untuk membobol gawang tim tamu. Buah dari kerja keras tim ini akhirnya terbayar di menit 61. Salah satu pemain di lini bertahan Maluk FC, L. Ayatumah, menyentuh bola dengan tangan dan diganjar penalti. Hukuman dari titik putih inipun sukses dikonversi menjadi gol.

Semangat anak-anak PS Ayar Gerung  kian berlipat-lipat setelah ada injeksi skor. Hingga akhirnya di ujung babak kedua ini, kesalahan kembali dilakukan oleh lini belakang Maluk FC. Bola mental yang dilesakan oleh pemain PS Anyar sukses dimanfaatkan menyamakan kedudukan.

Manager PS Anyar Gerung, Taufik mengatakan, keunggulan tim tamu hanya  saat babak pertama. Namun setelah merubah formasi, ritme permainan justru dikendalikan  timnya.

“Kita akui keunggulan dari pemain tamu. Karena banyak peluang kita yang digagalkan,” terangnya.

Sementara pelatih Maluk United Sumbawa, Akbar mengatakan, pihaknya juga mengakui keunggulan dari Tim PS Anyar Gerung. Tim tuan rumah ini dinilai memiliki lini pertahanan solid. (cr-adi)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid