Angka Kematian Pasien Covid-19 di NTB Tembus 400 Kasus

Update data Covid-19 di Provinsi NTB tanggal 6 Maret 2021

MATARAM – Kasus pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bertambah.

Data Gugus Tugas Provinsi NTB hingga Sabtu (6/3/2021), jumlah kematian mencapai 400 kasus. Terbaru terdapat satu kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 9628, an. MMAR, perempuan, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien memiliki komorbid.

Pada hari yang sama terdapat 43 sampel kasus baru positif Covid-19. Kasus baru positif tersebut berasal dari Kota Mataram 24 kasus dan Lombok Timur delapan kasus. Lalu, Dompu empat kasus, Lombok Tengah, Lombok Barat dan warga dengan KTP luar NTB masing-masing dua kasus. Sisanya, satu kasus dari Kota Bima.

Terdapat juga 19 penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19. Rinciannya dari Kota Bima enam orang, Lombok Timur dan Lombok Tengah masing-masing empat kasus. Selanjutnya, Kota Mataram dan Lombok Barat masing-masing dua orang,serta Kabupaten Sumbawa satu orang. ”Dengan adanya tambahan 43 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 19 tambahan sembuh baru, dan satu kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (06/03/2021) sebanyak 9.641 orang, dengan perincian 8.315 orang sudah sembuh, 400 meninggal dunia, serta 926 orang masih
positif,” kata Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Gita Ariadi dalam siaran persnya Sabtu malam (6/3/2021).

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 17.248 orang dengan perincian
692 orang (4%) masih dalam isolasi, 80 orang (0,5%) masih berstatus probable, 16.476 orang (95,5%)
sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19
namun tanpa gejala sebanyak 64.389 orang, terdiri dari 4.270 orang (6,6%) masih dalam karantina dan
60.119 orang (93,4%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah
melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 111.327 orang, yang masih menjalani
karantina sebanyak 994 orang (0,9%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak
110.333 orang (99,1%).

”Diharapkan bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu
saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor
Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” imbaunya.

Hingga tanggal 6 Maret 2021, vaksinasi Covid-19 tahap I dan II di Nusa Tenggara Barat telah diberikan kepada 50.396 orang, dengan rincian vaksinasi I sejumlah 27.964 orang dan vaksinasi II sejumlah 22.432
orang. ” Diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk memudahkan proses tracing Covid-19 serta
dengan kesadaran kolektif bersedia dan siap untuk divaksin. Hal ini diperlukan untuk mempercepat
terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga risiko paparan Covid-19 di Provinsi NTB
dapat ditekan seminimal mungkin,” kata Gita.(rl)