Angin Kencang Landa NTB Hingga 3 Hari ke Depan

WASPADA : Wilayah NTB dilanda angin kencang yang diperkirakan hingga 2 sampai 3 hari kedepan. (dok)

MATARAM–Wilayah di Provinsi NTB dilanda angin kencang sejak Minggu malam (6/12).

Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini, pola tekanan rendah di wilayah Belahan Bumi Selatan (BBS) cukup aktif berpengaruh pada pembentukan potensi cuaca ekstrem di wilayah NTB.

Rilis resmi dari BMKG TCWC Jakarta pada Senin (7/12/2020) terdapat bibit Siklon Tropis 96 S saat ini terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa Barat dengan posisi sekitar 9.9 LU –108.2BT. Dari pantauan citra satelit cuaca 6 jam terakhir menunjukkan adanya aktivitas pertumbuhan awan konvektif, terlihat juga adanya area deep convection yang persisten di sekitar sistem. Dari analisis data angin perlapisan, sirkulasi terpantau dari lapisan bawah hingga lapisan menengah.
Berdasarkan data model NWP untuk 24–48 jam kedepan, terlihat adanya peningkatan kecepatan angin dan pergerakan bibit ini perlahan ke tenggara-selatan, dengan potensi untuk menjadi siklon tropis dalam 24 –48 jam kedepan.

Berdasarkan kondisi tersebut, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ZAM memprakirakan keberadaan Bibit Siklon 96 S ini akan berdampak terhadap kondisi angin kencang di wilayah NTB. “Fenomena angin kencang masih akan berpotensi terjadi hingga 2- 3 hari ke depan mengikuti dari keberadaan bibit Siklon 96 S,” bunyi rilis BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid.

Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti pohon tumbang serta dampak lain yang di akibatkan oleh angin kencang.

Selain angin kencang potensi gelombang laut dengan ketinggian 2,5 – 4 meter diprakirakan berpotensi terjadi di wilayah perairan Selatan NTB. “Nelayan dan kapal yang melintas di wilayah perairan tersebut diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati,” imbau BMKG.

Sementara itu kondisi cuaca wilayah NTB sampai pada hari Rabu (9/12/2020) umumnya diperkirakan berawan sampai hujan lebat. Hujan dengan intensitas sedang sampai lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Mataram, Lombok Utara,Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa,Dompu dan Bima pada pagi hingga malam hari. Suhu udara berkisar 22 derajat celcius sampai 34 derajat celcius. “Angin permukaan bertiup dengan variasi arah dominan dari selatan hingga barat laut, dengan kecepatan maksimum mencapai 37 km/jam,” terang Kepala Stasiun Meteorologi ZAM melalui prakirawan Nur Siti Zulaichah dalam siaran persnya. (rl)