Anggota Kodim Lakukan Tes Urine

SELONG—Mencegah terjadinya penyalahgunaan Narkoba dikalangan TNI AD, Kodim 1615 Lotim melakukan tes urine terhadap semua anggotanya, Senin kemarin (30/1). Tes urine ini melibatkan petugas dari Satranrkoba Polres Lotim, dan pihak dari BNN.

Pelaksanaan tes urine ini dilakukan secara bertahap. Dari 398 anggota Kodim, sebagian telah melakukan tes urine pada triwulan sebelumnya. Sedangkan sisanya menjalani tes urine pada triwulan berikutnya.

Tes urine itu, satu persatu anggota diambil sampel urinenya oleh petugas. Selanjutnya urine itu akan diteliti untuk memastikan apakah anggota tersebut  bersih dari narkoba atau tidak.

Kasdim 1615 Lotim, Mayor Edi Gustam, mengatakan pelaksanan tes urine ini merupakan perintah langsung dari pusat. Ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya anggota yang ikut terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba. Baik itu terindikasi sebagai pemakai maupun sebagai pengedar. “Program ini langsung dari pusat,” akunya.

Dengan keterbatasan alat yang ada, maka pelaksanaan tes urine ini dilakukan secara berkelompok, yang per kelompok terdiri lima orang anggota. Dari kelimannya, nantinya sampel urine akan disatukan untuk diuji lab. Jika nanti hasil positif, maka dipastikan dari kelimannya itu akan dites lagi satu persatu.

“Kalau kelimanya negatif, berarti kelimannya bersih dari Narkoba. Kalau positif, berarti ada salah satu dari mereka yang terindikasi,” lanjut Edi.

Terkait kapan keluar hasil tes urine, pihaknya belum tau pasti. Itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak terkait. Jika hasil tes urine nanti ada ditemukan anggota yang terbukti, dan urinenya positif. Pihaknya akan mengambil tindakan tegas, pemecatan secara tidak hormat. “Otomatsi kalau terbukti kita akan langsung pecat,” tegasnya.

Namun dia meyakini, semua anggota di Kodim bersih dari Narkoba. Bahkan sebelum tes, semua anggota sudah menyatakan kesanggupannya untuk menjalani tes urine ini. “Saat apel, Dandim sudah meminta setiap anggota untuk menyampaikan langsung jika merasa sudah memakai. Tapi semuanya tidak ada yang melapor,” pungkasnya. (lie)