Anggaran Akreditasi Kurang

dr Muzakkir Langkir (SAPARUDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA– Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, dr Muzakkir Langkir mengaku, kalau anggaran yang diberikan pemerintah senilai Rp 1 miliar untuk masuk ke akreditasi pratama, madya, utama  dan sempurna tidaklah cukup.

Sebab, jumlah anggaran tersebut hanya sampai terbiayai sebatas pemasangan identitas pasien dan seragam petugas. “Bukannya kita tidak setuju dengan jumlah anggaran yang diberikan pemkab. Hanya saja saya hanya memberitahukan, kalau anggaran itu tidak bakalan cukup, karena anggaran itu sampai pada pemasangan identitas pasien dan seragam petugas,” katanya, Selasa (17/1).

[postingan number=3 tag=”anggaran”]

Dijelaskan, pemasangan identitas pasien di masing-masing ruangan semuanya harus lengkap dan itu membutuhkan anggaran besar. Selanjutnya untuk pembelian baju karyawan yang berjumlah kurang lebih 700 orang juga butuh anggaran besar. Dan itu semua masuk dalam anggaran Rp 1 miliar. Sedangkan untuk pembiayaan yang lainnya itu semua dibebani kepada pihak rumah sakit. “Akreditasi itu memang butuh kelengkapan semaksimal mungkin, namun kami akan mengupayakan dengan anggaran yang ada bisa mendapatkan akreditasi sempurna,” harapnya.

Dikatakan, jika dilihat dari kisaran anggaran yang akan diberikan di tahun ini, pihaknya menilai hanya sampai pada akriditasi madya, namun lagi-lagi pihaknya berharap ada keajaiban untuk bisa masuk ke akreditasi sempurna. “Saya belum bisa menyebutkan akreditasi tipe, sebab untuk masuk keempat nama akriditasi ini saya sangat syukuri itu,” ucapnya.

Ditambahkan, saat ini hanya RSUD Kodya Mataram saja, yang sudah memperoleh akriditasi sempurna, sedangkan sejumlah rumah sakit lain belum ada, hanya sampai pada  pratama, madya dan utama. (cr-ap)