Anak tak Lulus PPDB, Orang Tua Demo SMAN 1 Sakra

DEMO : Puluhan warga mendatangi SMAN 1 Sakra untuk melayangkan protes karena anak-anak mereka tidak lulus dalam penerimaan siswa baru di sekolah tersebut kemarin. (M. Gazali/Radar Lombok)

SELONG – Puluhan orang tua calon siswa mendatangi SMAN 1 Sakra kemarin. Mereka protes lantaran anak-anak mereka tidak lulus PPDB (Penerimaan Siswa Didik Baru) di sekolah ini padahal masuk zonasi.

Hamzan Humaidi, salah satu orang tua calon siswa mengungkapkan bahwa anak-anak dari desa Bungtiang dan Pengkelak Mas yang masuk zonasi tidak ada yang lulus.” Ini sangat membingungkan dan tidak adil. Ada yang menyebut ada oknum dalam yang mendapatkan fasilitas istimewa, sementara warga biasa seperti kami diabaikan,” kesalnya.

Baca Juga :  Kantor Desa Dadap Dibobol Maling

Kepala Desa Bungtiang, Lalu Huzaini, turut menyuarakan kebingungan warga. “ Kami menerima banyak keluhan dari warga setelah anak-anak kami tidak lulus. Kami meminta pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki keadaan ini,” katanya.

Kepala Desa Pengkelak Mas, M. Rais, juga menyatakan ketidakpuasannya terhadap sistem zonasi yang dinilainya tidak adil. “ Kami sangat dekat dengan SMAN 1 Sakra, tetapi anak-anak kami tidak diizinkan masuk. Ini tidak bisa diterima,”  tegasnya.

Sementara itu Kepala SMAN 1 Sakra Muhammad Subandi mengakui bahwa ini bukan kebijakan yang dibuatnya, karena ia belum genap satu tahun menjabat. “ Kami akan segera melakukan konsultasi dengan Dinas Pendidikan di Mataram atas permintaan wali murid hari ini. Semoga dapat ditemukan solusi yang adil bagi semua pihak,” jelasnya.

Baca Juga :  Sengketa Pengelolaan Ekas Adventure Disayangkan

Adanya protes seperti ini ungkap dia tentunya akan menimbulkan gejolak antara masyarakat dan pihak sekolah. Ia pun akan berupaya untuk segera menyelesaikan masalah ini. Sehingga hal serupa tidak kembali lagi di waktu mendatang.(lie)

Komentar Anda