Amman Mineral Tanamkan Kesadaran Tentang Lingkungan

CLEAN-UP-DAY
CLEAN UP DAY: Amman Mineral bersama masyarakat sekitar tambang melakukan kegiatan Clean Up Day pada Puncak Kegiatan Hari Lingkungan. (AMNT FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM – Amman Mineral Nusa Tenggara (“Amman Mineral“) menggelar acara “Clean Up Day“ dalam Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, yang melibatkan masyarakat di sekitar tambang Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Jumat lalu (9/8). Kegiatan selain diikuti oleh karyawan Amman Mineral dan Aliansi, juga diikuti oleh murid-murid SD, SMP, SMA/SMK, hingga kelompok PKK dan Ibu Rumah Tangga di Kecamatan Maluk.

Clean Up Day merupakan salah satu dari serangkaian program yang dilaksanakan oleh perusahaan dalam upaya untuk menanamkan kesadaran untuk menjaga serta menumbuhkan rasa cinta lingkungan.

“Tema yang diangkat untuk Hari Lingkungan Hidup se-Dunia tahun ini adalah “Beat Air Pollution“. Artinya “Kalahkan Polusi Udara“. Karena polusi udara dan sampah, terutama sampah plastik, merupakan masalah lingkungan paling serius yang kita hadapi saat ini, termasuk di Indonesia yang juga menjadi negara penghasil sampah plastik yang besar di dunia. Sehingga sudah waktunya kita semua mengurangi penggunaan barang plastik sekali pakai,” kata Anita Avianty, Head of Corporate Communications Amman Mineral, Rabu kemarin (14/8).

Amman Mineral
KOMPOS: Amman Mineral melakukan pelatihan pembuatan Kompos bagi siswa sekolah, ibu rumah tangga dan masyarakat sekitar tambang.

Lebih lanjut Anita menambahkan, bahwa lingkungan bersih, sehat dan asri adalah idaman setiap orang. Namun sayangnya hingga saat ini masih rendah kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan, salah satunya dengan menekan penggunaan kemasan plastik sekali pakai.

“Penggunaan barang plastik sekali pakai membuat beban bumi semakin berat karena plastik yang terbuang ke lingkungan tidak bisa terurai dengan cepat oleh alam. Melalui kampanye dan pelatihan pengelolaan sampah yang diberikan, kami berharap dapat terus ditularkan kepada rekan atau keluarga yang lain,” harap Anita.

Dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan yang kegiatannya dimulai sejak 5 Juni sampai dengan 9 Agustus 2019, berbagai kegiatan telah dilakukan oleh Amman Mineral bersama dengan masyarakat. Diantaranya juga melakukan pelatihan pembuatan kompos, pembibitan, dan pelatihan upaya kreasi sampah daur ulang menjadi produk yang bernilai.

“Perusahaan juga mengadakan pameran dan Bazar Produk Ramah Lingkungan dengan menghadirkan perusahaan AVANI dari Bali, penyedia produk bahan ramah lingkungan dalam bentuk tas kresek, gelas, pipet, dan kemasan makanan yang terbuat dari bahan dasar ubi kayu, ampas tebu, jagung dan sebagainya. Beragam produk dari sampah daur ulang, aneka makanan tanpa kemasan plastik, madu trigona hasil budidaya hutan reklamasi juga ditampilkan dalam pameran tersebut,” beber Anita.

Pemantauan, evaluasi dan pembinaan kepada sekolah peserta yang dilakukan oleh Amman Mineral, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup sekolah. Khususnya program pengelolaan sampah di sekolah, menunjukkan hasil yang menggembirakan karena telah terbukti dapat menurunkan produksi sampah plastik. “Sekolah yang dianggap berhasil dan mendapatkan nilai tertinggi akan akan diberikan bantuan sarana pengelolaan sampah dari perusahaan,” ujar Anita.

Dalam kegiatan Clean Up Day, perusahaan juga menggelar acara jalan santai sambil memungut sampah plastik di sekitar rute yang dilalui. “Jalan Santai diikuti lebih dari 1000 peserta, termasuk karyawan, mitra bisnis, kelompok pelajar, masyarakat dan Pemerintah Kecamatan Maluk. Jalan santai yang mengambil start dari tempat parkir Benete dan berakhir di Pantai Maluk ini berhasil mengumpulkan sampah plastik sekitar 15 meter kubik,” pungkas Anita. (gt)