Amin Yakin Elektabilitas Naik

Muhammad Amin

MATARAM—Sejumlah lembaga survei telah merilis tingkat elektabilitas atau daya keterpilihan figur yang digadang-gadang maju sebagai bakal calon Gubernur di Pilkada NTB 2018. Nama Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin, disebut-sebut tak kunjung beranjak naik elektibilitasnya.

"Saya belum bersikap. Kalau saya sudah bilang akan maju pasti akan berubah," ucap Ketua DPW Partai Nasdem NTB,  Muhammad Amin yang dimintai tanggapannya terkait hasil survei, Sabtu lalu (4/3).

Ia juga menilai lembaga survei tersebut masih lebih besar pemilih mengambangnya. Praktis, belum bisa dijadikan patokan. "Saya sudah tiga kali ikut Pilkada, survei begini sudah sering saya dengar. Swing voters masih tinggi kan," imbuhnya.

Disinggung apakah dirinya akan mendaftar ke partai politik yang membuka penjaringan, Amin memastikan hal itu. Ia mengatakan, akan mengikuti semua prosedur penjaringan calon kepala daerah ada di parpol lainnya.

[postingan number=3 tag=”politik”]

"Kita akan mendaftar di semua partai yang membuka, ini kalau ada konferensi bagus ada penjaringan internal dan eksternal. Nasdem juga akan buka pendaftaran," tegasnya.

Pengamat politik NTB, Agus MSi menilai, ada sejumlah lembaga survei mulai merilis tingkat elektabilitas, popularitas dan kesukaan publik pemilih di NTB. Langkah ini sebagai salah satu upaya dari kandidat untuk mempengaruhi dan memperoleh dukungan parpol. Terutama induk partai di Jakarta.

Pasalnya, hampir semua parpol menjadikan hasil survei sebagai salah satu pertimbangan dan telaah dalam mengambil keputusan terkait bakal calon kepala daerah didukung dan diusung di pilkada NTB 2018. "Tentu tingkat elektabilitas dimiliki kandidat dengan ditunjukkan dari hasil survei, sebagai upaya menyakinkan parpol untuk memperoleh dukungan," katanya.

Hasil survei tersebut juga bertujuan untuk melihat sejauhmana kekuatan dan potensi dukungan dimiliki para bacagub akan berlaga dalam memperebutkan kursi NTB 1. Tingkat elektabilitas dari bacagub biasanya berbanding lurus dengan kans dan potensi kemenangan di pilkada.

Kendati demikian, ia mengatakan, hasil survei tersebut sangat dipengaruhi dari situasi, kondisi dan waktu dilaksanakan survei itu. Selain itu, tingkat elektabilitas atau daya keterpilihan bacagub dipengaruhi banyak faktor. Misalnya, personal kandidat, isu berkembang, dukungan dan kinerja mesin politik pendukung, primordialisme dan berbagai faktor lainnya. (yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid